nhk

Jelang FP1/FP2 MotoGP Catalunya 2017: Ban ‘Ajaib’ Michelin Muncul Di Barcelona, Marquez Pertanyakan

Marquez, catalunya, motogp

ManiakMotor – Isu ban ‘ajaib’ Michelin tidak berhenti sampai Mugello yang telah menghantar Ducati finish 1-3. Ternyata, masih berlanjut ke putaran ketujuh di Catalunya, Spanyol. Bila di Italia Cal Crutchlow yang meniup keanehan itu, kali ini Marc Marquez.

Pembalap Honda itu mempertanyakan keputusan Michelin membawa tiga model ban depan asimetris untuk trek Montmelo, pekan ini (11/6). Ia tidak ingin pembalap dibikin menjadi lebih bingung, setelah di Mugello katanya ‘lebih banyak kebingungan’.

Siapa lagi yang ingin didorong raih sukses besar oleh produsen ban Prancis itu di negeri matador. Bila dikaitan dari sisi bisnis, Yamaha dan Honda sangat tidak mungkin karena sudah ada Bridgestone. Berarti, pembalap dong!

Piero Taramasso, Manajer Michelin untuk MotoGP bilang, ban baru ini untuk semua pembalap dan akan adil. Nah, lo kok pakai adil segela. Berarti, yang di Mugello bener-bener ngak adil dong. Dan di Catalunya, lanjutnya, Michelin bawa 22 slick, 10 di antaranya ban depan asimetris dengan tiga pilihan kompon (hard, medium, dan soft)

Ban anyar ini, lanjut Taramasso sudah di tes di trek Catalan. Kondisi dan tata letaknya sama persis, di mana tikungan 14 dan 15 sudah direvisi dengan “chicane” setelah tewasnya Luis Salom. Juga permukaan trek saat ban di tes sudah dilapisi.

Tapi, ban yang sudah dites Marquez di trek Catalunya dan sangat disukainya, ternyata tidak ada dalam bawaan Michelin. Ia teerpaksa harus mencoba yang berbeda senyawa. “Repotnya, jika suhu trek 50 derajat celcius, kita tidak membutuhkan ban asimetris. Itu bakal dialami di Catalunya,” tandas MM.

Apakah Michelin ingin mendorong Vinales naik podium pertama agar Yamaha tersenyum dan penggemar motogp di Spanyol puas? Rezki

BAGIKAN