nhk

Jelang FP1/FP2 MotoGP Jerez 2017: Konferensi Pers, Rossi Kejar Kemenangan 500, Marquez Kejar Mitos

Rossi, Agostini, Jerez
Agostini (kiri belakang) dan Nieto (kanan belakang) bersama Rossi, Vinakes dan Marquez

ManiakMotor – Ada yang spesial dari acara konferensi pers MotoGP Spanyol, kemarin (4/5). Selain hadir duo Yamaha (Rossi dan Vinales), Duo Honda (Marquez dan Pedrosa), Jorge Lorenzo (Ducati) dan Cal Crutchlow (LCR Honda), ada dua tamu istimewa, yakni Giacomo Agostini dan Angel Nieto. Mereka berdiri sambil memegang spanduk di depan bertuliskan “Celebriting 3000 Races”.

Ya, pada gelaran ronde keempat di sirkuit Jerez (7/5) bertepatan dengan balapan ke-3000 kali selama diselenggarakannya motogp di berbagai belahan dunia. Nah, tamu istimewa itu pegang rekor di kelas yang berbeda. Giacomo juara dunia di kelas 350 cc 7 kali (1968 – 1974) dan 500 cc 8 kali (1966-1972, 1975) yang ikut dua kelas dalam satu balapan. Sedang Nieto juara dunia 50 cc 5 kali (1969-1970, 1975-1977) dan 125 cc 7 kali.

Konferensi pers Jerez sangat istimewa. Jadi balapan ke-3000

Rossi sebagai pemegang juara dunia terbanyak di era teknologi modern (9 kali) jadi pembicara pertama untuk balapan akhir pekan ini. “Senang kembali ke Eropa, di situlah trek tertua dengan suasana yang beda dan banyak penggemar. Tahun lalu, akhir pekanya hebat karena saya bisa menang. Trek fantastis, selalu sulit tapi menyenangkan. Ini akan sukar bisa mendapatkan kemenangan ke-500 buat Yamaha. Kita harus coba.”

Vinales yang gagal di Texas begitu yakin sama tunggangannya M1 yang dikatakannya sangat cocok dengan Jerez. “Jadi kami ingin mendapatkan 100 persen dari motor. Terpenting harus pulang bawa point maksimal.

Marc Marquez punya mitos, hasil yang baik di Jerez akan berlanjut di tempat yang lain. Dari hasil tes di sini, “Kami merasa baik dan kecepatan tidak terlalu buruk. Kami datang dengan kondisi motor yang beda,” ujarnya.

Sementara Dani Pedrosa sudah mendapat momentum yang baik dari Austin sangat memotivasi untuk podium yang lebih baik. Katanya, tempat, trek dan suasannya bagus semoga bisa menjaga momentum.

Beda sama Cal. karena Jerez lebih dekat ke rumahnya maka kembali ke Eropa ini cocok untuk meraih hasil sedikit lebih baik. “Di Qatar saya jatuh, di Argentina merasa kuat dan bagus, di Texas tidak m erasa fantastis, tapi hasilnya bagus. Jadai, di Jerez ini harus lebih baik,” harap pembalap satelit LCR Honda. Rezki

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353