nhk

Jelang FP3-FP4-Q2 MotoGP Thailand 2018: Dovizioso Grip Rendah Tapi Garang, Mesin Lorenzo Macet

ManiakMotor – Andrea Dovizioso telah membuktikan omongannya. Berbeda antara testing Februari lalu dan lomba yang dihadapi sekarang. Fakta dia tercepat di hari pertama MotoGP Thailand di sirkuit Chang Buriram pada Jumat 5 Oktober 2018. Padahal, Dovi bilang motornya belum dapat setelan terbaik dengan ban yang gripnya masih rendah.

Dovizioso mencetak 1’31.090 di FP2 yang membuatnya nggak bisa dilewati oleh siapa saja. Namanya juga tercepat.  “Ya… memang ada persamaan dengan tes. Tapi sangat berbeda dalam hal cengkeraman ban. Di FP2 ini grip persoalan besar,” papar Dovizioso yang masih berharap grip pada sesi selanjutnya meningkat seiring racing line banyak menyisakan kompon ban peserta.

Makanya Dovi tidak heran lap time di hari pertama jauh dari hasil yang mereka bikin ketika tes. Dovi ketika test pramusim di tempat sama membuat 1 menit 30.102 detik yang membuatnya ke-7 saat testing 8 bulan lalu di Thailand. Toh dengan catatan yang lebih lambat dari test, bisa membuatnya tercepat.

Dovizioso juga menghitung bagian pertama sirkuit Chang Buriram sangat bersahabat dengan motornya. Namun bagian kedua sirkuit tersebut harus konsentrasi penuh. Dia heran, selain licin konsumsi ban sangat tinggi. Makanya dia dan timnya masih bingung, menentukan ban yang pas untuk lomba. Masih akan dilacak sampai sesi Sabtu besok.

Namun Dovi yakin, bukan hanya dia yang bingung terhadap penggunaan ban, tapi semua peserta. Yang makin bikin bingug dia, Maverick Vinales yang menggunakan ban lebih keras bisa membuntutinya, “Vinales pakai ban hard juga cepat. Jadi ini makin bikin bingung. Belum lagi banyak tikungan di Buriram ini yang menurut saya kurang cocok dengan Ducati,” tambah Dovi merendah. Nggak cocok saja bisa tercepat loh.

Sementara itu, rekan setim, Jorge Lorenzo sudah keluar dari rumah sakit. Lorenzo jatuh di FP2 dengan keras, membuat Ducati-nya seperti ‘terbelah’. Dia hanya memar-memar dan kaki kanannya makin sakit.

Dalam omongannya Lorenzo di MotoGP.Com, dia akan melihat perkembangan sampai besok, mau lanjut balap atau tidak? “Sedang soal jatuh itu murni tekniks dari motor. Balap atau tidak, keadaannya akan dilihat sampai jelang FP3, besok,” kata Lorenzo.

Sebelumnya saat jatuh di FP2 diduga, mesin Ducati Lorenzo macet dan membuat roda belakangnya terkunci. Soal tekniks ini juga akan diperiksa malam ini juga oleh teknisi Ducati dan akan diumumkan segera.  MM

BACA JUGA

Hasil MotoGP Thailand 5-7 Oktober 2018 Moto2 dan Moto3

FP2 MotoGP Thailand 2018: Ducati GP18 Lorenzo Terbelah, Dia Tambah Kesakitan

 

BAGIKAN