nhk

Jelang FP3 MotoGP Sepang 2017: Rossi Tidak Pede Di Basah, Penyakit Lama M1 Belum Hilang

Rossi, sepang, MotoGP

ManiakMotor – Sambil riset untuk 2018 dan bisa menang di sisa seri. Itulah tugas dan target dari Valentino Rossi sampai akhir musim 2017. Tahun lalu, ia kedua saat lomba berlangsung basah. Nah, pada ronde ke-17 ini, katanya Yamaha belum kuat seperti tahun lalu.

Makanya, saat FP1 (kering) The Doctor santai dan tidak banyak melahap lap. Terpuruk di posisi ke-12 tidak dirisaukannya, meski ‘terancam’ harus ikut Q1 lantaran akumulasi waktu ditambah FP2 (keenam), ia berada di luar 10 besar.

Saat trek licin FP2 (27/10), Vinales yang keempat dan Rossi keenam, gap mereka sama Dovi yang tercepat 1.238 detik dan 1.431 detik. Jelas, ini sangat jauh untuk bisa bersaing saat balapan.

Lemahnya Yamaha M1 di trek basah bukan di ronde ke-17 ini. Gejalanya sudah muncul sejak di Misano dan Motegi. Rossi terjatuh di Jepang dan Vinales finish kesembilan. Nah, saat trek Sepang licin siangnya, Rossi pun menjalankan tugasnya.

“Sore hari basah kuyup dan itu latihan yang menarik. Kami banyak bekerja untuk memperbaiki kondisi buruk sama motor yang dialami di Jepang,” urai Doctor. Kendati ada perubahan, ia merasa tidak fantastis sama M1.

Katanya, motor tidak nyaman dan tidak punya pegangan belakang yang cukup. Wah, penyakit lama masih ada saja.  Akibatnya, dirinya tidak bisa maksimal. Ia malah lebih optimis dengan kecepatan M1 di trek kering. Walau ke-12, tapi gap sama Dovi (tercepat) di bawah satu detik. Hari ini, ia masih harus bekerja dan tidak hiraukan harus lolos ke Q2. Rezki

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/hasil-motogp-sepang-malaysia-27-29-oktober-2017-moto2-moto3/

BAGIKAN