nhk

Jelang FP4/Q1/Q2 MotoGP Qatar 2017: Iannone Bisa Tersenyum, Tapi Belum Puas

iannone, FP, Losail

ManiakMotor – Dua hari sesi latihan dan telah melewati FP1 dan FP2 sudah dianggap mati kutu. Tahu sendirilah kalau kutunya mati. Tertanam di luar 10 besar dan bahkan kombinasi FP1 dan FP2 ke-15 di sirkuit Losail, Qatar. Tapi pada Jumat malam 24 Maret, melompati sampai posisi kedua dan dari akumulasi juga posisi kedua di bawah Maverick Vinales.

Kombinasi FP

Begitu ilustrasi Tha Maniac yang bukan maniakmotor.com. Tapi Italiano yang bernama Andrea Iannone yang tahun ini menggunakan ketangkasan membalapanya dengan Suzuki. “Kami membangun dua motor GSX-RR. Yang kedua di hari kedua ada perbaikan. Itulah yang saya gunakan di akhir sesi FP3,” kata Iannone.

Pembalap Italia itu terheran-heran karena GSX-RR bisa sangat cepat di FP3. Ia hanya kalah cepat 0.014 detik dengan Vinales yang terdepan (1:54.834). Itu juga membuatnya ke-2 dari kombinasi FP-FP3. Ingat saja banyak pembalap, termasuk Vinales sulit melebihi kecepatan FP1 lantaran pagi Losail diguyur hujan. Ada senyawa  ban yang terkikis dari peserta yang hilang di racing line.

Kendati begitu, The Maniac mengaku masih belum puas, tapi bisa sedikit bernapas lega. Trus, ekspresi wajahnya tenang dan santai, meski dalam pikiran banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Pastilah! Bayangkan, ketika usai tes, ia meninggalkan Qatar dengan penuh kebingungan. Pasalnya, masalah terbesar dengan bagian depan motor belum ditemukan. Sampai FP3, pihak Suzuki hanya mengubah satu komponen, tanpa dijelaskan. Dan hanya ganti motor yang bernada spekulasi. Ternyata, lebih cepat.

Dalam suasana yang sudah seperti lomba ini, Iannone baru merasakan dirinya lambat. Karena terbiasa membesut motor kencang, “Dengan Suzuki merasa seperti pelan. Tidak dapat mengambil keuntungan dari tenaga motor saat ini,” bilangnya sambil canda.

Hahaha… kan becanda. Rezki

BACA JUGA

Hasil MotoGP Qatar 23 – 26 Maret 2017

BAGIKAN