nhk

Jelang Race MotoGP Qatar 2017: Rossi Pasrah, Setengah Jam Kejar Kecepatan Motor

rossi, motogp, qatar

ManiakMotor – Valentino Rossi pasrah. Sesama pembalap, The Doctor bisa kasih perlawanan. Tapi, menghadapi alam yang ganas seperti hujan badai di sitkuit Losail, Qatar, pembalap 38 tahun itu mati kutu. “Start dari grid keempat (ke-10) mempersulit segalanya,” ujar The Doctor yang menerima keputusan race director membatalkan kualifikasi, kemarin (25/3).

Keputusan Race Direction, Loris Capirossi menghapus FP4 dan kualifikasi dinilai Rossi sangat tepat. Karena, jika dipaksakan masuk juga ke trek, katanya sangat berbahaya buat pembalap. Meski tidak dipungkirinya, dengan hilangnya FP4 dan kualifikasi, sangat memberatkan dan menghilangkan kesepampatan pembalap.

Sebagai pembalap paling pengalaman, Rossi jujur bilang berat untuk bisa bersaing ke depan. Penyebabnya, ia kurang didukung kecepatan yang fantastis dari M1nya. Tapi, biasanya, dalam kondisi yang terjepit, nalurinya terhadap motor bisa muncul.

Padahal, saat latihan bebas terakhir, “Saya masih butuh coba beberapa hal dan yakin bisa meningkatkan posisi dan performa motor. Mau trek kering atau basah,” tegasnya.

Tapi, lanjutnya, takdir berkata lain. Rossi hanya punya waktu setengah jam di sesi pemanasan (warm up) untuk melihat, apakah bisa lebih cepat. “Di sesi pemanasan itu hanya untuk meningkatkan waktu lap saja dan sedikit kerja keras. Sekaligus mengukur mampu tidak maju ke depan,” sebutnya. Rezki

 

BAGIKAN