nhk

Jelang IDC Purbalingga 2017: Sihir Potter Di Ninja STD, Penceng Dan Teklek Ayo Lawan!

CBM Kuncoro, IDC Seri4, Dragbike

 

 ManiakMotor – Ninja-Ninja STD karya Nugroho (OTD Pekajaman) cukup disegani, utamanya di kelas Sport 2T 155 rangka standar. Pengumpul point lima besar, seperti Fandi Pendol (Semarang), Asep Robot (Bandung), dan Jhendra Peking (Madiun) yang bertengger di peringkat 2,3, dan 4 menunggang Ninja STD karya Potter – nama tenar juru korek dengan ciri khas kaca mata minus.

Sementara penguasa puncak Erwin Sredek (Mojokerto) dengan Ninja STD karya Setyoko alias Penceng. So, duel Potter Vs Penceng jadi suguhan utama di IDC (Indonesia Drag Championship) seri 4 di Sirkuit Sirkuit Banjaran Sari, Kembaran Kulon, Purbalingga, Jateng (3/9) ini.

Ketika dihubungi, Potter optimis bisa kembali menyihir kelas yang wajib pakai knalpot sponsor itu. Disaat yang sama, Penceng lebih percaya diri mampu tangkal ‘sihir’ Potter. Karya Peneceng selain dipacu Sredex, ada juga di tim Sumber Agung dengan Eko Chodox Sulistyo (Semarang).

Menariknya, muncul Ninja STD CV. CBM Kuncoro Group karya Okky alias Teklek. Seri 3 lalu dengan joki Agung Hercules berstatus pemula sukses kasih kejutan dipodium kedua. Ini artinya,  Ninja STD CBM tak boleh dianggap enteng.

“Masih dengan karbu reamer 30 dengan skep besar. Napas motor jadi lebih panjang. Kuncinya, power band lebar dan rpm mesin harus tinggi untuk knalpot Kawahara dan motor harus kuat. Untuk power band lebar tergantung profile exhaust dengan tinggi 28,5 mm dan lebar 43 mm,” papar  Okky. Ayo lawan! Ardel

BAGIKAN