nhk

Jelang IndoPrix Sentul 2013; Pakai Oktan 95 Injeksi Honda Dan Yamaha Sama-Sama 57 Detik

 

 

ManiakMotor – Tidak ada yang meragukan Yamaha di sirkuit Gokart Sentul atau Sentul Kecil (SK). Ini sirkuit dalam 7 tahun IP nyaris dikuasai Jupiter Z. Toh, bila seri pertama IP 2013 di sirkuit All New Jupiter Z1 Injeksi belum berhasil, pelapisnya Jupiter Z versi karbu, juga tak kalah menggasing di situ. Belakangan memang, Kawasaki dan Honda mulai mengganggu dominasi Yamaha di SK. Diukur untuk sapu bersih setiap event di sini, Yamaha tetap saja unggul dengan sasisnya itu. Maklum khas sirkuit kecil. Tetapi, walau sirkuit mini SK, membutuhkan rpm menengah ke atas, karena sifat tikungannya rolling yang dimanfaatkan Honda injeksi saat ini .  

Jelang seri pertama IndoPrix di SK, saat berita ini diketik peserta IP sedang melakukan latihan, Kamis, 14 Maret 2013. Terutama penyesuaian dengan Pertamax Plus, bahan bakar yang jadi syarat IP 2013.  Tadi pagi para serdadu (joki) Yamaha bikin kejutan. “Di IP125 best-lap 57,8 detik. Untuk 110 cc-nya konstan di 58,3 detik. Kedua catatan itu dicetak Jupiter Z1 injeksi yang pakai oktan 95,” jelas Ade Taruna, manajer tim Yamha Tunggal Jaya pada catatan yang didapat Rey Ratukore dan Fitriansyah Kete.

Sesuai pengamatan maniakmotor.com yang hadir langsung di sirkuit, siangnya catatan ini dibalas Honda lewat pasukan Astra Racing Team (ART). Denny Triyugo yang menggeber Supra Injeksi mampu berlari 57.5 detik. Waduh panas nih?  “Tim lebih banyak memapping ulang ECU sesuai bahan bakar oktan 95. Sebenarnya sudah oke, cuma perlu ditingkatkan,” jelas pawang ART, Benny Djatiutomo yang mengaku sendang coba-coba semua perbandingan kompresi yang cocok dengan Pertamax Plus.

Kan sudah dibilang di atas tadi, walau Sentul Kecil sirkuit kecil, tapi motor di sini butuh putaran menengah-atas. Di situ bisa saja Honda punya kemampuan mengambangkan kecepatan.  Sedang Jupiter Z1 unggul pada sasis yang andalannya di sirkuit-sirkuit kecil, kan agresif. “Sasis Jupiter Z1 lebih bagus dari Jupiter Z yang lama. Sasis lebih mudah berubah arah dan bisa dikontrol,” jelas Sudarmono dan Sigit PD, pembalap Yamaha dari dua tim yang berlainan. Sigit memperkuat Yamaha Yonk Jaya NHK dan Sudarmono Yamaha Trijaya.

Berarti tahun ini atau 2013 IP makin panas. Karena Kawasaki dan Suzuki juga tak mau kalah. Kedua merek tersebut juga telah menyatakan siap dengan oktan 95. “Lha, kan hanya atur kompresi dan pengapian dengan oktan tersebut. Dari alur porting dan desain kepala silinder, semuanya sama,” tegas Ibnu Sambodo, tunner Kawasaki Manual Tech yang sepertinya tidak berharap banyak di SK, karena mengaku bukan spek Edge yang   stroke-nya kecil dibanding tiga merek peserta IP. Ibnu selalu membalasnya di Sentul Besar atau di Binuang.

Di SK, ia hanya berharap muntahan. Tunggu saja update selanjutnya. Harap dicatat, semua catatan waktu yang disebut di atas pakai stop watch yang akurasinya???????????? Adit

BERITA TERKAIT:

Tim Dan Pembalap IndoPrix 2013

Launching IndoPrix 2013, Barometer Balap Bebek Asia

Jelang IndoPrix Sentul 2013; Injeksi Vs Injeksi, Karbu Pemenangnya

Yamaha All New Jupiter Z1 Injeksi IndoPrix 2013, Mengalir Dari R1-R5 Sentul Kecil

Regulasi Oktan 95 (Pertamax Plus) IndoPrix 2013, Yamaha Protes Keras..! Aturan Jalan Terus..?



 

BAGIKAN