nhk

Jelang IRS Sentul 2013, OMR CB150R StreetFire, Saat Test Top Speed 145 Km/jam

 

 

ManiakMotor – Di Indospeed Race Series (IRS) 2013 akan ada one make race Honda CB150R StreetFire. Motor ini sedang dicoba dengan ban FDR, Senin (25/13). Tes ini dilakukan untuk menyambut seri perdana IRS, 30-31 Maret 2013 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.  Dijoki dua tester ban FDR. Itu motor dengan kenalpot racing dan piggy back ‘pengacau’ ECU, bisa 145 km/jam di trek lurus. Ini benaran bukan ngarang dan bukan wartawan pemacunya yang kadang omdo, termasuk portal ini lah, hehehe.

Setelah tampangnya diperkenalkan pada Press Gathering Motosport PT. AHM awal Maret, ada  modifikasi kecil-kecil pada dua CB150R di Sentul ini. Misalnya footstep ganti racing, agar bebas dimiringkan. Ban otomatis pakai FDR khusus racing tadi. Setang masih tegak karena aslinya. Bahkan spidometer dan saklar-saklar terpasang di setang. Elektrik starter dan klakson berfungsi. Mungkin maksudnya, bila pembalap di depan tak mau memberi jalan, boleh diklakson, tiiiin…

Balap malam juga bisa, lampu bisa dinyalakan. Bahkan pembalap dari belakang bisa lihat titik yang pembalap yang diuntitnya. Kan lampu rem depan dan rem masih nyala, brosist. “Jok aslinya hanya dipapas  dan selang rem ganti kompetisi. Memang seperti itu saat OMR nanti,” bilang Anggono Iriawan, manager motorsport AHM yang dihubungi terpisah.

Suara kenalpot produk Over Racing buatan Jepang, cukup menggelegar dalam keadaan statis untuk kondisi mesin standar. Di lintasan suara kedua motor itu kalah dari dua Ninja 250 yang sama-sama melakukan tes di Sentul Besar. Kendati sudah menggunakan kotak piggy back (PB) yang memerintah ECU (Electronic Control Unit) untuk mengubah mapping injeksi dan pengapian, agar bisa lebih tinggi putaran mesinnya.

PB tersebut bermerek Two Brother Racing yang tipenya Juice Box Pro. Menurut sang tester, alat ini menggeser limiter sampai 11.000 rpm. “Power mulai dari bawah ke tengah cepat, dari tengah ke atas agak lambat. Di trek lurus saya hanya sanggup 145 km/jam, tapi sisa gas masih ada,” kata Maruloh, tester dari FDR. Ban FDR sendiri  membungkus pelek CB produk HRC. Menurutnya, di R terakhir motor dengan percepatan 3 bisa 100 km/jam.

Si tester ini saat ditime pakai stopwatch, bisa 2 menit 13 detik. Ini sama dengan awal-awal bebek 4-tak di Sentul yang sudah korek abis. Sekarang bebek IP125 bisa 1 menit 56 detik di situ. “Aturan teknik OMR CB150R ini sama dengan OMR CBR250 di  seri ADC (Asia Dream Cup) di ARRC,  lebih pada skill joki yang diadu,” tambah Anggono yang bilang pembalap yang akan ikut salah satu syaratnya adalah usia di bawah 20 tahun.

Iya bro, tapi dengan posisi setang standarnya yang ketingggian, cocoknya buat jalan ke gunung. Dengan model setang begitu, skill pembalap tidak akan muncul. Ia sulit mempraktekan riding style ‘menggantung’ di motor untuk belok. “Kalau saja diganti dengan yang lebih pendek manuvernya akan lebih enak. Setang sekarang bahaya juga, karena helm akan beradu dengan setang,” seru kedua tester FDR tersebut. Adit

BERITA TERKAIT:

Jelang IRS Sentul 2013; Honda CBR600 Dimas Ekky, Setara R6 Dan Ninja 600 Saat Latihan

IRS Sentul 2013: Kejurnas 600 dan 250 cc, Ke Moto2 Dan Moto3

Honda CB150R StreetFire, Langsung Ada OMR Di IRS Sentul

Honda Racing Championhip (HRC) 2013; Speksifikasi OMR Honda CB150R StreetFire, Limiter Dibuka

Pembalap Indonesia Ke-2 Di Supersports 600 Qatar, Siap-Siap IRS

Jelang IRS Sentul 2013; Malaysia Berpaling Ke Indonesia

 


BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353