nhk

Jelang MotoGP 2017: Dovizioso Ketus Cara Iannone Meninggalkan Ducati Ke Suzuki

04 Dovizioso 2016

 

ManiakMotor – Beda antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, setelah pisah tim mereka malah menyatakan akan bersahabat. Saat satu tim di kubu Yamaha keduanya tidak pernah akur. Namun  keduanya menyatakan secara langsung pada masing-masing. Salah ya salah diucapkan blak-blakan.

Lain dengan Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso saat mereka masih satu kubu. Keduanya terlihat saling pendam dan menyimpan dendam. Itu baru terkuak saat bisik-bisik siapa yang akan tersingkir saat Lorenzo dinyatakan ke Ducati. Muncul perkataan saling menyudutkan. Makin terang-terangan setelah berpisah, saat Iannone pindah ke Suzuki.

Wawancara baru lalu di surat kabar Italia Gazzetta dello Sport, Dovizioso mengecam Iannone. Katanya Iannone dan rombongannya yang cabut ke Suzuki nggak ada basa-basiny. “Bagi saya, menghormati orang lain lebih penting. Itu tidak ada pada Iannone,” ketus si Dovi yang sebenarnya pernyataan mirip-mirip pernah ia lontarkan saat dia ditumbuk Iannone di Argentina dan akibatnya keduanya berjatuhan.

Nggak terkuak sebenarnya seperti apa yang dikatakan si Dovi soal rasa hormat itu. Bisa jadi – ini hanya prakirawan penulis – saat pindah ke Suzuki, Iannone ngeloyor begitu saja. Munkin saja tanpa permisi ‘baik-baik’. Padahal Iannone tiga tahun bersama Ducati dan dirinya. “Rombongan Iannone dan terutama dia sendiri tidak memiliki rasa hormat sama sekali,” lanjut si Dovi.

Iannone sendiri menanggapi komentar tersebut pada koran yang sama dengan nada menangkis. Katanya, walau sama-sama satu negara, sebenarnya dirinya dan Dovi bukan teman akrab. Setidaknya dia menghormati Dovi sebagai sesama rekan setim. “Kami saling kenal lama sejak di minimoto. Dia lawan saudara saya. Tapi memang bukan teman akrab,” kata Iannone.

Tudingannya soal tidak hormat, “Saya minta maaf kalau dia (Dovi) berpikir begitu,” samber Iannone. “Saya sangat menghormati dia sebagai pembalap dan rekan setim. Kalau di trek, selalu akan muncul naluri alami dalam persaingan,” pungkas Iannone semberi bilang soal kasus di Argentina pun dia sudah ribuan kali minta maaf.

Kalau begitu saling balas saja 2017, kan sudah beda merek. Ito

BAGIKAN