nhk

Jelang MotoGP 2017: Simulasi 20 Laps RC213V, Mesin Big Bang Sudah Pasti, Ada Video Pembeda

Honda RC213V 2017 Marc Marquez test Valencia

ManiakMotor – Isu RC213V spek 2017 menggunakan konfigurasi mesin big bang 99.9 persen sudah pasti. Masak sih semacam Rendy Mamola dan kawan-kawan yang dengar suara mesin yang lebih siem bisa diakali? Nggak mungkin! Apalagi sudah ada bocoran-bocoran dari dala. Katanya, solusi dengan aturan ECU seragam dan turunannya mengubah aturan bensin, ledakan hampir serentak – karena pembakarannya bedekatan – atau big bang solusi untuk akselerasi.

Nyaris semua merek peserta MotoGP menggunakan metode itu walau setiap merek menyebut istilah berbeda. Big bang pada Honda makin menyeruak lantaran pendengaran dan bisik-bisik antar paddock. Ditambah rider satelit Jack Miller disuruh HRC melakukan simulasi balap sebanyak 20 laps dalam tes di Jerez lalu. Semua pakar mesin MotoGP saat itu, menunjuk Miller sedang uji mesin big bang.

Honda ingin secepatnya dapat data soal keampuhan mesin baru itu sebelum memastikan kelanjutan pengembangannya dalam tes resmi Sepang, Januari mendatang. Hasil olahan Miller dan teknisi HRC di Jerez akan dites ulang oleh Marc Marquez dan Dani Pedrosa nantinya, dan selanjutnya menjadi keputusan untuk motor 2017. Dan itu pasti, batas tes terbatas, habis itu mesin disegel.

Sepanjang 20 laps mengitari Jerez tanpa henti, bunyi letupan knalpot RC213V spek 2017 sangat berbeda dengan mesin 2016. Yang versi pakai konfigurasi screamer rpm-nya lebih panjang-panjang yang ditengarai menjadi pemicu kurangnya akselerasi. Kan begitu keluhan MM dan DP sepanjang musim 2016.

Dalam tes resmi Valencia lalu MM mengakui mesin2017 sangat beda dengan versi sebelumnya. Pengakuan sama dilontarkan Miller di Jerez. Tapi, keduanya sama sekali tak sebut apakah itu barang model big bang, setengah big bang, atau macam mana. Yang pasti, MM menyebutnya plus minus dibandingkan spek 2016 sedangkan Miller menyebut mesin 2017 jauh lebih mantap ketimbang mesin yang selama ini ia pakai di tim satelit Marc VDS Racing. Ya iyalah, mesin pabrikan. “Sangat puas. Masuk-keluar tikungan lebih mulus, area yang selama ini menyulitkan saya,” ucap Miller sembari menambahkan motor barunya juga kini lebih gesit melibas tikungan cepat.

Untuk membedakan mesin dijajal MM dalam tes Valencia boleh ke; Honda RC213V 2016 Vs RC213V 2017 Exhaust Sound. Di situ memang suara mesin 2016 lebih menggelegar, lantaran perbedaan knalpot. Mesin 2016 kelamaan mencapai idealnya. Tapi yang mesin 2017 segara dapat topnya alias akselerasi lebih bagus. Kira-kira begitu. Andro