nhk

Jelang MotoGP 2017: Valentino Rossi Harus Belajar (Lagi) Untuk Juara

Valentino Rossi dengan M1 2017

ManiakMotor – Bicara Valentino Rossi memang nggak ada matinya. Dia sendiri selalu menghidupkan semangatnya yang Februari 2017 nanti sudah berumur 38 tahun. Nggak boleh disebut sudah tua, mengingat Rossi masih kaya akan gerak tubuh dan otaknya untuk MotoGP. Tapi dia kembali harus belajar dari perjalanan serial 2016.

Sebut saja paling senior di MotoGP deh. Sebenarnya The Doctor di akhir klasemen 2016 berada di posisi kedua dari hasil dua kali menang dan 10 podium. Target juara di beberapa sirkuit di atas kertas bisa dimenanginya gagal. Di Mugello sedang memimpin tiba-tiba motornya ngebul. Di Assen yang juga Rossi sulit dikalahkan malah jatuh.

Rossi sendiri mengatakan untuk ke depan banyak pelajaran yang harus diambil intisarinya pada kegagalan 2016. “Dan terutama terjadi pada kesalahan saya sendiri. Bukan masalah motor yang sebenarnya M1 ini sangat kompetitif,” kata Rossi berulang-ulang soal dirinya kembali hanya kedua di klasemen seperti 2015.

Bukannya bilang Rossi terlalu bernafsu di awal serial yang sudah dibaca musuh utamanya Marc Marquez bersama kubunya. Bisa juga di situ letak yang harus dibenahi untuk 2017 – itu kata penulis cerita ini. Jangan kelihatan terlalu berambisi memimpin point sejak awal seri yang akhirnya malah nggak pernah terjadi. Yang ada membuat Rossi bikin kesalahan sendiri.

Sekali lagi pelajaran keras untuk Rossi seperti analis yang dibuat MCN. Kata mereka tidak ada keraguan, Rossi sebagai pembalap paling berpengalaman boleh petik hikmahnya dari situ. Dan Rossi dianggap masih bisa memperbaikinya untuk 2017, walau bertambah satu lagi penantang di kejuaran dunia. Siapa lagi kalau bukan rekan setimnya sendiri, Maverick Vinales. Ito

BAGIKAN