nhk

Jelang MotoGP Amerika 2017: Marquez Berharap Rossi Tidak Membalas Peristiwa 2015

Marquez, Motogp, Amerika

ManiakMotor – Kecemasan mulai merasuki Marc Marquez, meski kadarnya masih kecil bangat. Bisa hilang atau bertambah sangat bergantung pada hasil balapan. Seperti di Austin, Texas ini, yang menjadi ronde ketiga, pekan ini (23/4). Bila pembalap Repsol Honda itu kembali berada di belakang duo Yamaha, kecemasan itu naik.

Apa sih yang dicemaskan MM? Dia tidak mengharapkan Rossi membantu rekan setimnya Vinales merebut gelar juara dunia 2017. Ini diungkapkan saat berbicara dalam edisi ke-13 bersama Relatos Solidarios. Sampai ke luar ucapan itu karena ada media yang kembali mengungkit peristiwa 2015 membuat hubungan keduanya ‘kurang akrab’.

Kala itu, MM membantu rekan senegaranya Jorge Lorenzo ‘mengambil’ gelar juara dunia yang sudah dalam genggaman Rossi dengan cara memancing emosinya. Akibatnya, di seri pamungkas Rossi diganjar start dari belakang lantaran tampil kasar di seri sebelumnya. Meskipun baru berjalan dua seri, bukan tidak ke depannya, apa yang dikhawatirkan bisa terjadi.

Apalagi setelah dua seri, MM berada di peringkat ke delapan dan tertinggal 37 angka sama Vinales. “Sekarang ini, banyak saingan dan di depanku ada tujuh pesaing. Tapi, dua pembalap Yamaha adalah orang-orang terkuat dan akan membuat ssesuatu lebih sulit,” urai MM yang menambahkan debut Vinales sama Yamaha dinilai sempurna.

Jadi lebih repot atau kecemasan MM bertambah seandainya dirinya kembali gagal di Austin. Karena, ia sudah menggunakan satu “wildcard” di awal balapan 2017. Maksudnya, dirinya di awal lomba sudah terjatuh. “Mulai saat ini, saya harus memiliki mentalitas dan terus menguatkannya tanpa menggunakan “wildcard” lagi,” pungkas MM. Rezki

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353