nhk

Jelang MotoGP Amerika 2017: Yamaha M1 Penatang Honda, Atau Sebaliknya?

MotoGP 2017 aaaa

ManiakMotor – Pertanyaan itu bisa saja benar. Disebut bisa saja, setiap pembaca memiliki selera masing-masing. Tapi walau berbeda mari bersatu, pilkada DKI telah selesai. Dan kembali bersatu menikmati ronde 2 MotoGP di Amerika 21 – 23 April 2017.

Dua ronde lalu Yamaha yang juara. Di Qatar masih ada perlawanan dari Ducati lewat Andrea Dovizioso. Di Argentina Yamaha 1 – 2. Malah Maverick Vinales terlihat mudah naik ke podium pertama, sesudah Marc Marquez jatuh. “Di Amerika juga berharap begitu. Austin cocok kok dengan gaya mengendara saya. Di Moto2 pada 2014 juara di sini. Tahun lalu ke-4,” sebut Vinales yang ke-4 dengan Suzuki. “Saya punya terobosan besar tahun lalu di sini, sungguh disayangkan jatuh saat lomba,” timpal Valentino Rossi.

Wah… tinggal menunggu penantang Yamaha M1 dong? Terbalik? Kan empat tahun berturut Honda khusnya Marc Marquez sangat kuat di Austin. Entah itu dengan peraturan lama dan tahun lalu menggunakan aturan baru, Marquez sulit ditaklukan di situ. Marquez sangat khatam tampil di 20 tikungan Austin.

Marquez tahun ini terutama dari dua ronde lalu, sepertinya cara bawanya belum seirama dengan RC213V Big Bang. Di Qatar nggak bisa bermain ke podium dan di Argentina nggak dapat point. “Jujur saja sirkuit Austin lintasan yang harusnya dapat point penuh. Saya kreatif di sudut-sudut Austin yang berubah mendadak dan menanjak tiba-tiba (elevasi),” cocor Marquez yang saat ini baru punya point 13 dan di klasemen ke-8.

Kalau dari data di Austin, memang Yamaha yang menjadi penantang Honda dengan dominasi Marquez. Tapi kalau dua seri awal tahun ini, Yamaha yang akan ditantang Honda. Lebih seru lagi, Vinales kalau juara di Amerika termasuk pembalap kelima termuda yang di dalam sajarah itu ada Marquez. Artinya, Marquez harus menghambat sejarahnya dipecahkan. Di saat sama Vinales juga berambisi memutus kemenangan ke-5 Marquez di Austin.

Berarti saling tantang. Miolo

BAGIKAN