nhk

Jelang MotoGP Amerika 2019: Austin Fisik Pembalap & Motor Marquez, Rossi 40 Tahun?

ManiakMotor – Sirkuit Austin di Amrik memang lay-outnya teknikal. Itu kata Valentino Rossi loh. Kalau sebut teknikal, fisik pembalap dan motor dintuntut. Austin lima tahun ini sejak dipakai oleh MotoGP dijuarai Marc Marquez. Jelas Marquez punya kelebihan cara bawa dan memanfaatkan fisik khas anak muda. Fisik motornya juga jaminan, kan milik pabrikan elit. Apalagi karakter RC213V memang cekatan di sirkuit seperti stop and go.

Sekarang, banyak anak muda yang punya fisik bagus di MotoGP, semoga mereka ikut bersaing. Lha macam nana Valentino Rossi yang sudah 40 tahun. Siapa yang baca ini tulisan telah berumur 40 tahun dan bandingkan saat masih berumur seperti  Marquez, pasti tahu rasanya. “Sirkuit Austin memang butuh fisik prima dari motor dan pengendara. Tampil di Austin untuk satu putarannya terasa sangat lama,” papar Marquez menjelaskan Austin ketika pertama kali dia juara di situ pada 2013.

Austin memang panjangnya 5.5 km. Trek lurusnya juga terpanjang di dunia dari 18 sirkuit, yakni 1.200 meter. Tapi bisa dibayangkan, trek lurus sepanjang itu, tertinggi top speed di situ hanya 347 km/jam. Bandingkan dengan Losail di Qatar, panjang trek lurusnya hanya 1.068 meter, tapi top speed tertinggi Qatar bisa 351 km/jam.

Artinya, keluar dari tikungan terakhir butuh kerja keras. Termasuk di tikungan pertama usai lurus, bentuknya mati, eh patah. Fisik sudah disedot-sedot di ujung trek lurus tersebut. Tentu saja tersedot oleh pengereman keras yang bersamaan dengan fisik motor dikuras sampai kecepatan terendah. Kata orang ada G-Force di situ. Dari kencang sekali sampai melambat sekali.

Dan tikungan pertama usai trek lurus ini menjadi wakil 20 tikungan, 11 ke kiri dan 9 kanan yang dilahap setiap lap. Kalau MotoGP saat lomba menjalaninya 21 lap. Nyaris semua tikungannya bertipe lambat yang teknik alias dibantu gerakan tubuh. Makanya disebut oleh pembalap mengitari satu putaran terasa lama. Memang lama, setiap lap di atas 2 menit, catatan tercepat di sana 2’02.135 atas nama Marquez.

Marquez yang jadi penguasa di situ mengandalkan fisik dan cara bawa agresif. Tinggal menunggu Rossi, apakah di umur 40 tahun bisa menari pada 20 tikungan Austin yang kebanyakan mengandalkan body-work alias gerakan tubuh mengiringi bodi motor itu sendiri. Atau Andrea Dovizioso. Tapi agak susah si Dovi, karena Ducati bukan tipe motor yang gesit diajak seperti sirkuit Austin. Miolo

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353