nhk

Jelang MotoGP Aragon 2017: Ducati Dovi Bukan Masa Lalu, Tapi Sekarang

04 Dovi 2017 Mantap

 

ManiakMotor – Ke Aragon, Spanyol dalam rangka ronde 14 MotoGP 2017,  si Andrea Dovizioso mengakui Honda dan Yamaha kuat di sana. Akan tetapi dia juga mengingatkan Ducati masa kini, terutama tahun ini, fakta bisa melawan. Ditambah pula dengan semangatnya yang ingin juara dunia. Kadang memang kalau sudah semangat lebih cepat dari motornya.

Dovi mengultimatum juga di Misano ketika hujan bukan soal motor. Gripnya yang aneh membuatnya hanya ketiga sehingga angka klasemennya disamakan oleh Marc Marquez. “Dengan grip yang sulit sudah syukur bisa ketiga. Sangat mudah melakukan kesalahan saat itu,” jelas Dovi yang artinya dalam kondisi basah saja dia bisa podium.

Di Aragon, Dovi berharap andai hujan, masalah di Misano tidak muncul. Dia mati gaya untuk mengejar Marquez. Maksudnya, permintaannya pada para teknisi untuk menyetel suspensi lebih lembut agar dapat grip. Sekiranya ban juga dikompesin, supaya tapak ban makin banyak ke aspal, hasil grip meningkat. Itu hanya misal, bukan yang sebenarnya dari mekaniknya, hehe.

Dovi yakin betul di Aragon bukan perkara yang mudah. Anak-anak Spanyol sangat kuat di negaranya sendiri. Selain penguasaan sirkuit, mereka didukung penonton yang fanatik. Ditambah pula dua pemin Repsol Honda Team, dua-duanya ahli di sirkuit yang berlawanan arah jarum jam. Iya, sirkuit yang banyak menikung kiri.

Diingatkan juga, masa lalu dan masa sekarang berbeda terhadap Ducati dan Dovi. “ Saya tahu di Aragon si Marc (Marquez) sangat kuat. Apa pun, lomba belum terjadi, segala kemungkinan akan diperjuangkan. Saat ini kami bertiga dekat di klasemen,” pungkas Dovi yang ikut menghitung Maverick Vinales, selain Marquez dan memang mereka bertiga bersaing di klasemen. Miolo

BAGIKAN