nhk

Jelang MotoGP Aragon 2020: Cidera Marc Marquez Parah, HRC Saling Menyalahkan..!

Marc berada di paddock HRC ketika GP Catalunya.

ManiakMotor – Ini analisa para penulis MotoGP di media on-line dunia. Bahwa, cidera Marc Márquez jauh lebih parah dari yang disuarakan HRC. Bahwa katanya akan siap di Oktober, terutama di Aragon hanya isapan jempol.

Begitu dilaporkan speedweek. Bukan hanya katanya, tapi memang fakta dengan melewati beberapa ronde yang tadinya kata HRC siap. Misalnya 18 Oktober di Aragon. Namun malah sekarang, Aragon yang 25 Oktober sudah pasti absen. Maka comeback di bulan November tetap dipertanyakan. Bahkan akan absen 2020.

Tadinya kan diperkirakan absen dua sampai tiga bulan. Semua jadwal itu telah lewat. Sebab patah tulang lengan atas kedua Marc Márquez lebih serius daripada yang diakui tim dan para dokter. Bukti lainnya, Stefan Bradl yang dipanggil HRC sebagai pengganti tadinya hanya sampai September. Lalu Marc akan siap di Catalunya 27 September.

TERBARU: ROSSI TERJANGKIT COVID-19 ABSEN ARAGON 2020

Harusnya, manajer HRC menghalangi ambisi kembalinya Marc empat hari setelah operasi pertama. Abaikan itu  ‘kompor’ dari manajer pribadi, Emilio Alzamora. Juga atas izin Dr. Xavier Mir dan timnya. Bahkan untuk ‘menyerang’ mental lawan, lima jam usai operasi Marc memperlihatkan kebugarannya dengan push-up.

Hasilnya sudah lihat sendirilah. Lantas semua menyesal, seharusnya dokter dan orang sekitarnya, satu suara menyarankan pada sang juara dunia 8 kali itu tidak berpartisipasi di GP Andalusia (14-26 Juli). Belakang hubungan Alzamora dan Marc meregang. Lentur juga kepercayaan mereka terhadap keahlian Dr. Mir.

Mereka rupanya menganggap, Marc sangat kebal akan cidera. Maklum, Marc selalu lolos dengan misal jatuh keras sekitar 30 crash per musim. Hanya dua operasi bahu diperlukan setelah musim 2018 dan 2019. Marc juga pulih tepat waktu, mimpi mereka bisa manfaat krisis korona pada 2020.

Pernah jatuh 338 km/jam di Mugello pada 2013, Marc sama sekali tidak terluka. Orang sekitarnya menganggap Marc berotot kawat dan  bertulang besi. Kasus lain, dislokasi bahu pada warm-up Silverstone 2013 dan beberapa jam kemudian dia sudah  menantang Lorenzo dan finish kedua. Bagi manajer HRC, Marc dapat berjalan di atas air sekaligus mengubah air jadi anggur.

Hari ini jelang dua kali Aragon, tim HRC akhirnya sadar tak pantas memaksakan apalagi menyemangati Marc ikut Aragon. Juga jadi pertimbangan tidak membalap 8 seri. Saat sama, lawan sekarang lebih percaya diri, karena sudah unggul point. Termasuk di dalamnya Honda RC213V bukanlah motor pemenang saat ini, lho.

Memang sih, Marc telah membuktikan juara dunia ‘sendirian’ 2019. Juga sendirian mengangkat tim Repsol Honda juara dunia, termasuk juara dunia pabrikan. Pada 2020 ini Honda kelima di Kejuaraan Dunia Merek dan kesembilan untuk tim. Tapi itu tadi, bisa memperparah cidera lagi. MM

BACA JUGA

Jelang MotoGP Aragon-1 2020: Ayo Vinales, Jangan Bikin Gemas Dong..!

Klasemen MotoGP 2020, Moto2 Dan Moto3

Jelang MotoGP Aragon 2020: Michelin Cetak Ban Yang Kompon Sisi Kiri Lebih Tebal..!

Jelang MotoGP Aragon 2020: Graziano Rossi Bela Anaknya, Masih Kuat, Hanya Sial..!

Jelang MotoGP Aragon 2020: Bradl, Marc Marquez Belum Tentu Lancar Dengan Ban Baru..!


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353