nhk

Jelang MotoGP Argentina 2017: Betulkah Marquez Ngerjain Iannone?

MotoGP Qatar 2017-1

ManiakMotor – Kalau itu benar, teknik yang dilakukan Marc Marquez untuk menjatuhkan Andrea Iannone di Qatar, adalah taktik lama. Taktik mengerem dan memperlambat motor saat musuh persis di belakang dan di saat bersamaan sama-sama berkonsent ngebut, seperti ini sudah tak mempan. Kan taktik lama. Kontrol sepenuhhnya ada pada pembalap di belakang. Apalagi di kelas sangat seeded dunia macam di MotoGP.

Jadi kalau ada isu Marquez melakukan itu, ya Iannone juga punya andil jatuhnnya dari diri sendiri. Dia gagal control atau kurang fokus pada laju dan gerakan motor di depannya. “Saya tidak menyangka Marquez punya masalah di tikungan,” kata Iannone yang entah menyindir atau memang jujur bicaranya usai terjatuh.

Kalau diperiksa, kalimat Iannone tersebut memang bercabang. Antara menuduh dan Marquez memang pelan di tikungan. Katanya tidak menyangka, pasti hubungannya melambat tiba-tiba sementara dia masin dengan kecepatan yang sama sejak masuk tikungan di tempat kejadian. Bahkan kecepatan ini sama dengan lap sebelumnya di TKP.

Belakangan memang ketahuan, Marquez salah pilih ban. Bannya yang sesuai maunya diganti mendadak saat mau warm-up dan berlanjut start. “Sebenarnya bukan hanya salah ban. Motor impian belum saya dapatkan di Qatar. Losail juga bukan sirkuit favorit kami,” jelas Marquez di Madrid tanpa menjawab isu soal Iannone jatuh.

Dan memang tak perlu dijawab. Teknik memperlambat dengan sangat halus itu, sudah merupakan taktik selalu ada setiap lomba. Tetapi pembalap di belakang bisa antisipasi dengan berbagai cara. Kebetulan saja mungkin Iannone gagal menghindar? Sebab salah tidaknya ada Race Direction di MotoGP yang mengadili tindak tanduk pembalap di lintasan. Apalagi MotoGP yang kameranya ada di semua sudut. Miolo

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353