nhk

Jelang MotoGP Argentina 2019: GSX-RR Alex Rins Bersenjata Kecepatan Rata-Rata Dan Akselerasi. Top Speed?

ManiakMotor – Usai lomba MotoGP di Losail, Qatar pada ronde 1 lalu, semua data Suzuki GSX-RR diperiksa. Hasilnya bro semua unsurnya itu motor ngelawan Honda dan Ducati. Bahkan bikin iri Valentino Rossi pada powernya yang jauh meningkat. Padahal tahun ini, konsesi Suzuki telah dicabut.

Ya harus diperiksa, lantaran dari lima pembalap di depan, GSX-RR yang dikebut Alex Rins salah satu dari tiga motor yang sempat memimpin lomba. Tidak asal memimpin, tapi lewat saling over take sepanjang 22 lap di Losail. “Tapi saya frustrasi, Honda dan Ducati masih unggul sikit menuju di trek lurus. Itu saja. Yang lain sudah setara, bahkan lebih,” papar Rins yang dikenal di Suzuki sebagai pembalap yang sangat mengerti teknik permotoran.

Omongan Rins ‘menuju’ trek lurus, artinya putaran mesin sebelum top-nya GSX-RR masih lambat. Kalau top-nya alias top speed, GSX-RR nggak kalah-kalah amat. Di data Rins memang hanya ke-8 dengan  345.3 km/jam dan tertingginya 347.2 km/jam di Losail. Tapi itu masih di atas Ducati GP19 Andrea Dovizioso yang urutan ke-11 urusan top speed. Yang paling tinggi top speednya adalah Honda milik Marc Marquez dengan 352 km/jam.

Menurut Rins, kelemahan motornya sudah dia ketahui jelas menuju trek lurus tadi. Tapi juga punya kelebihan yang akan megebuk lawannya di lain sirkuit, “Terutama di tikungan. GSX-RR malah lebih baik dari Ducati. Ducati mantap di trek lurus dan pengereman. Mereka lambat di tikungan. Makanya kecepatan lomba saya bersaing. Dengan potensi ini, saya punya kesempatan juara seri tahun ini,” bilang Rins.

Coba diperiksa soal fastest lap Rins. Eh benar saja, dia yang ke-2 tercepat saat lomba. Bila Fabio Quartararo pakai Yamaha tercepat soal fastest saat lomba mencetak 1’55.039, Rins membuat 1’55.069. “Yang penting pekerjaan musim dingin tak sia-sia. Motor kami meningkat pesat. Sekarang ke Argentina yang pasti berbeda hasilnya,” tambah Rins yang mencurigai Dovizioso dan Cal Crutchlow (LCR Honda) melanggar bendera kuning di Qatar saat melewatinya tapi nggak dapat hukuman. Dia yakin, Marquez juga tahu soal itu.

Okelah tunggu di Argentina lagi. Apakah data GSX-RR di Losail bisa ampuh di negara Amerika Latin itu. Miolo

BACA JUGA

Jelang MotoGP Argentina 2019: Brivio, Suzuki Punya Alasan Jelas Dan Tegas Ikut Protes Ducati

Tes Moto-E Jerez 2019: Paddock Kebakaran Hebat, Peralatan Moto-E Dan 20 Motor Hangus

FIM Merilis Hukuman Banding Kasus Aerodinamika Ducati Diterbitkan Sebelum MotoGP Argentina 2019

MotoGP Mandalika Lombok 2021: Serius Nih… Bos Dorna Sudah Mendatangi Presiden Jokowi

Pasca MotoGP Qatar 2019: Mendingan Rossi Dari 14 Jadi Ke-5, Vinales Grid 1 Jadi Ke-7

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353