nhk

Jelang MotoGP Argentina 2019: Rossi Ingin Menikah, Tapi Habitatnya Tetap Balap Motor

ManiakMotor – Banyak yang diceritakan Valentino Rossi soal perjalanannya di MotoGP. Pasti kamu sudah tahulah. Dia sudah 24 tahun di grand prix dan 20 tahun di premier class alias kelas utama, sekarang MotoGP. Bahkan tahun ini dia berniat menikah dan minimum punya satu anak untuk membangun keluarga. Juga untuk menurunkan hartanya yang menggunung dari kontrak dan bisnisnya yang sekarang subur.

Tapi yang paling istimewa pada pernyataannya belum tahu kapan dia pensiun. Padahal umurnya sudah 40 tahun. Masak sih sampai kakek-kakek masih susah dilawan para anak muda di MotoGP, “Menjadi ikon di MotoGP memang membanggakan. Itu juga membantu tenarnya balap motor. Saat ini banyak anak-anak untuk berkarir di balap seperti saya. Positif-lah,” kata Rossi yang belum tahu kapan karirnya akan berhenti.

Baginya, bila dia pensiun tak akan ada yang berubah di MotoGP. Sembari becanda dia di Speedweek bilang karena dirinya balap motor dikenal di seluruh dunia. Harusnya, CEO Dorna wajib memberi duit pada dirinya. Hehe… Kan Dorna dengan MotoGP-nya menjadi ikut terkenal.

Kembali pada kelanjutannya di MotoGP yang belum ada tanda-tanda gantung helm. Katanya dia harus berhati-hari untuk teken kontrak 2020 nanti, “Sebab saya selalu menghitung kemampuan setiap 6 ronde balapan. Jika enam ronde ini masih kompetitif dengan motor yang siap, lanjut pada enam ronde berikutnya. Begitu seterusnya,” tambah Rossi yang mengakui menjadi selebriti ada risiko, tapi lebih banyak enaknya. Toh dia di lingkungan ‘kampungnya’ di Tavullia masih berteman dengan orang-orang lama yang sejak kecil menjadi sohibnya, tanda dia hidup normal walau dikenal menjadi kaya raya di Tavullia.

Sebenarnya, Rossi telah mempersiapkan masih tetap di balap motor walau dia pensiun. Misalnya, dia telah mendirikan VR46 Riders Academy yang saat ini banyak membina pembalap dari penjuru dunia, khususnya Italia. Itu dengan bukti menghasilkan juara Moto2 Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.

Lalu menjadi pemilik tim yang saat ini telah terjadi di Moto2 dan Moto3. Dengan MotoGP seperti rumor gimana? “Saya telah berbicara dengan Sky, prinsipnya mereka senang ingin selalu bekerjasama. Carmelo [Ezpeleta] berusaha keras menarik ke MotoGP, tapi saya berlum tahu. Saat ini saya lebih suka membina pembalap muda di tim Moto2 atau Moto3,” alasan Rossi belum mendirikan tim MotoGP.

Walau Rossi belum punya target kapan pensiun, tapi dia sudah punya rencana. Seperti ingin punya keluarga. Punya anak satu, entah tahun ini tapi nggak lebih dari tiga tahun ke depan, “Habis itu saya tetap jadi pembalap. Cerita pensiun, bisa saja ke balap mobil. Tapi ingat, balap motor adalah habitat saya,” pungkas Rossi dalam tulisan panjang speedweek tadi. M11

BACA JUGA

Selasa 26 Maret 2019 Putusan Sidang Ducati Diumumkan, Sebelum MotoGP Argentina

Jelang MotoGP Argentina 2019: Lorenzo, Bisa Saja Berkonflik Dengan Marquez, Kalahkan Lawan Setim..!

Jelang MotoGP Argentina 2019: Juaranya Dovizioso Di Losail Dipertaruhkan Oleh Pengandilan Banding

Jelang MotoGP Argentina 2019: Fabio Quartararo Nggak Mau Konyol

Jelang MotoGP Argentina 2019: Rossi Merasakan Langsung Pesatnya Mesin In-Line Suzuki

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353