nhk

Jelang MotoGP Argentina 2019: Rossi Merasakan Langsung Pesatnya Mesin In-Line Suzuki

Saat finish di Losai, Rossi di belakang Suzuki

ManiakMotor – Valentino Rossi pada ronde pertama MotoGP 2019 di Losail, Qatar hanya ke-5 dan Suzuki GSX-RR dengan Alex Rins ke-4. Yang ketiga dalam lomba itu adalah Call Crutchlow. Tapi dia percaya Suzuki sakses menyusun GSX-RR sebagai motor penantang di MotoGP. Sedang Honda milik Crutchlow yang milik satelit, paling tidak sama dengan M1-nya.

Itu dirasakan Rossi ketika bertempur bersama dengan lima pembalap di depan. Dia merasa setingkat dengan Crutchlow, tetapi laju pembalap Suzuki (Rins) menghalanginya untuk masuk jajaran podium. “Saat itu saya posisi 5 sudah di belakang Ducati, Honda pabrik, Honda non-pabrik dan Suzuki. Masalahnya Suzuki kuat untuk ditembus,” papar Rossi di crash.

Rossi yakin Suzuki berhasil meningkatkan motor mereka dengan pesat saat musim liburan lalu. Itu mereka pamerkan di MotoGP 2019 Qatar. Hasilnya memang, GSX-RR yang digeber Rins yang sering ambil alih memimpin lomba di Losail. Sedang M1 Rossi merasa sama saja dengan 2018. Hanya karena di Losail yang cocok dengan motornya saja dia bisa ke-5 yang start dari grid 14.

Dari kasat mata juga, mesin 4 silinder in-line atau sejajar yang sama dengan M1 itu, memang mantap. Jangankan milik Rins yang dikenal sebagai pembalap punya kemampuan seperti ‘mekanik’, GSX-RR milik Joan Mir saja awal-awal lomba merepotkan joki senior di depan.

Rossi juga dengan tulus memuji Suzuki, karena persamaan konstruksi mesin tadi. Artinya, M1 juga – kalau mau – bisa setara atau lebih dari Suzuki. “Kalau balapan di Qatar 2019, kurang lebih sama dengan 2018. Tapi yang tahun ini, ada Suzuki yang kuat di situ,” tutup Rossi yang di umur 40 tahun belum kelihatan bosan bertarung terus di lontasan. M11  

BAGIKAN