nhk

Jelang MotoGP Assen 2017: Taruhan Berantakan Ducati Dovizioso, Harusnya Lorenzo Bisa

04 Dovi Catalunya 2017

 

ManiakMotor – Pasar taruhan pasti berantakan gara-gara Andrea Dovizioso dengan Ducatinya. Siapa yang akan memasang dia dengan head to head terutama di Mugello dan Catalunya. Pada dua sirtkuit yang dijuarainya berturut, memprediksi dia podium pun, mungkin nggak ada, hanya mungkin.

Faktanya dirinya dan Ducati malah akurat setingan motornya. Ketika semua nggak bisa beralasan lintasan lincin seperti Mugello, dia malah juara. Punya alasan karakter Catalunya kurang bagus gripnya, tapi motor Dovi dengan tenang membelok dan menyalurkan traksi menyapu lawan-lawan kuat. Artinya, motornya siap dalam semua kondisi. “Di Mugello terkejut dengan hasilnya. Di Catalunya hanya kaget,” sebut Dovizioso yang bikin penasaran lawan-lawannya.

Setengah sulit berjudi dengan Ducati Dovi saat tampil di Mugello, karena seri-seri sebelumnya biasa-biasa saja. Apalagi di sesi-sesi sebelumnya hanya unggul sekali di sesi FP1. Lalu di FP3 ke-8 dan FP4 ke-7. Agak membaik di Q2 yang membuatnya start dari grid tiga di kampung sendiri.

Yang susah justru di Catalunya. Dari semua sesi sebelumnya Dovi nggak pernah menonjol. Hari pertama hanya ke-4. Di FP3 P5, FP4 P14 dan kualifikasi ke-7. Hayo siapa yang mau berjudi dengan begitu. Penggemar malah melirik Jorge Lorenzo yang berhasil di front row dengan posisi kedua, dibanding Dovizioso. Tapi saat lomba dia juara. “Jujur saja di Catalunya lawan-lawan ndak bisa lebih cepat karena berpikir soal ban. Saya bisa lolos dari situ dengan kondisi ban lebih baik,” sebut Dovi yang tidak menampik dengan akselerasi pas-pasan justru menyelamatkan bannya sampai finish di Catalunya.

Walau Ducati tak pernah bilang ada pembalap utama, tapi dari omongan-omongan mereka lebih mengelus Lorenzo. Di Catalunya, kalau Lorenzo percaya diri akan motornya, pasti dia akan juara. Lima lap memimpin sejak awal malah kurang yakin bisa melawan Honda saat dilewati. Fakta Lorenzo juga bisa dari memimpin terlempar ke-9 tapi pada lima lap sebelum finish bisa masuk posisi ke-4. Sayang Lorenzo masih ragu akan kemampuan dirinya mengendalikan Ducati.

Berarti masuk Assen ini para ‘penjudi’ di MotoGP harus memerhatikan gerak-gerik Dovizioso dengan motornya. Ingat ya, dia hanya tinggal beda 7 angka dengan pemimpin klasemen dan dia kedua dengan 104 point. Prestasinya setara Maverick Vinales yang 7 seri berlalu. Kan hanya dua pembalap itu yang mampu juara dua kali. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

BAGIKAN