nhk

Jelang MotoGP Assen 2019: Lorenzo Nggak Peduli Dibully Netizen, Tetap Ergonomik RC213V

ManiakMotor – Jorge Lorenzo usai ‘menjatuhkan’ Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi sudah minta maaf. Baginya itu sudah cukup. Walau sampai saat ini dia dibully warga net pada kecelakaan di GP Catalunya minggu lalu. Toh Lorenzo nggak ngaruh dan tetap meneruskan yang dia dapat dari perjalanan ke HRC Jepang. Termasuk pengembangan RC213V 2020.

Lorenzo sebenarnya di Catalunya sehingga di lap awal boleh di grup depan menggunakan tangki bahan bakar baru. “Saya telah melupakan kejadian di Catalunya. Juga udah minta maaf dan tahu perasaan setiap pembalap yang ikut terlibat diinsiden GP Catalunya, termasuk fans MotoGP di dunia. Saat ini saya fokus mengejakan yang saya dapat dari Jepang, misalnya ergonomik pada tangki bahan bakar,” tutur Lorenzo yang bercerita usai tes sehari kemudian di Catalunya juga.

Tangki bahan bakar tersebut pada bagian yang diapit pahanya lebih menonjol. Tapi menurut Lorenzo, jika teknik itu dikerjakan pada body work akan jauh lebih berhasil. Persoalannya, hanya tangki tersebut yang mudah dan cepat dimodifikasi. Selebihnya sesuai perjalanan ke depan.

Saat tes di Catalunya dia juga dapat bantuan dari Takaaki Nakagami (LCR) Honda. RC213V versi dirinya ikut diuji oleh Nakagami. Ini kompensasi dari Marc Marquez yang juga menggunakan beberapa potongan dari RC213V 2018 yang dipakai Nakagami. Maksudnya, agar Lorenzo nggak cemburu dan nggak akan asal tuding bla-bla-bla, hehe. Tapi menurut pihak Honda sih, karena Nakagami punya kesamaan cara mengendarai seperti Lorenzo yang kencang di tikungan cepat.

Repsol Honda Team juga meluruskan, bahwa sebenarnya Nakagami di tes Catalunya sempat coba RC213V 2020. Makanya, Marquez juga ikutan memakai versi RC213V yang dipakai Nakagami yang punya buntut lebih runcing. Lalu, Nakagami juga memakai versi RCV 2019 termasuk memberi laporan pada pengembangan dibutuhkan Lorenzo. Begitu bro.

Lalu Lorenzo bercerita apa pun, katanya dengan Nakagami dia akan dapat masukan yang banyak. Termasuk membandingkan RCV 2020 dengan versi tahun ini, “Secara umum motor 2020 memiliki banyak potensi. Tetapi sementara juga memiliki hasl negatif, agak susah masuk di tikungan-tikungan tertentu. Padahal versi 2019 lebih pada model tikungan seperti itu,” tutup Lorenzo.

Mantaplah. Jangan jatuh lagi. M11

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2019, Moto2 dan Moto3

Jelang MotoGP Assen 2019: Vinales Masih Ngomel, Minta Lorenzo Dihukum..!

Jelang MotoGP Assen 2019: Dari HRC Jepang Lorenzo Masih Jatuh-Jatuhan Juga

BAGIKAN