nhk

Jelang MotoGP Assen 2019: Rossi Dan Marquez Memuji Quartararo

ManiakMotor – Bintang Petronas Yamaha, Fabio Quartararo menunjukkan penampilan yang kuat pada tahun rookie-nya. Sangat kuat malah, mengingat dia hanya membela tim satelit. Berbeda dengan era Valentino Rossi atau Marc Marquez yang langsu ke tim pabrikan saat berstatus rookie.

Keduanya yang disebut tadi alias Márquez dan Rossi juga terkesan pada penampilan anak muda Prancis ini. Ia datang ke grand prix dunia pada 2015 sebagai bakat menjanjikan dengan dua gelar CEV di umur 15 tahun. Malah dianggap sebagai “Márquez baru”. Tetapi saat di Moto3 tidak sesuai harapan dengan tim yang merekrutnya.

Pada 2018 di Moto2, dia hanya salah satu pembalap yang timnya menggunakan sasis Speed-Up. Itu sasis yang kurang tenar dibanding Kalex yang digunakan 98 persen di Moto2. Di Moto2 dia hanya menang sekali, ya di Catalunya tahun lalu. Klasemen pun dia hanya ke-10 di Moto2 2019. Langsung digaet ke MotoGP oleh Petronas Yamaha SRT. “Banyak yang bilang saya  terlalu muda loncat ke MotoGP. Itu kesalahan,” kenang Quartararo yang podium kedua di MotoGP Catalunya kemarin.

Saat ini Quartararo ketujuh di klasemen MotoGP. Hal ini menempatkannya paling tinggi di klasifikasi rookie. Di depan depan Joan Mir, Oliveira dan terutama Juara Dunia Moto2 Fracesco Bagnaia. Quartararo juga merupakan pembalap Yamaha terbaik kedua di klasemen setelah Rossi yang ke-5. “Tim melakukan pekerjaan baik saat masuk ke MotoGP,” senyum pria berusia 20 tahun yang menggantikan Márquez sebagai pembalap termuda yang dapat pole position MotoGP di Jerez.

“Saya katakan di Jerez, bahwa ia akan menjadi salah satu lawan tahun ini dan di masa depan,” kata Marquez, bintang Repsol Honda. “Dia sangat berbakat. Dia tidak memenangkan gelar Kejuaraan Dunia apa pun, tapi itu mungkin karena situasinya, tidak lebih stabil daripada saya. Sekarang dia telah menemukan tim dengan motor yang bagus,” tambah Marquez.

Karena hanya kedua di Catalunya, Quartararo luput pecahkan rekor juara seri termuda usia 20 tahun dan 57 hari milik Márquez. Tentu juga akan melewatkan juara MotoGP milik Marquez,  “Fabio sangat. Jika Anda memiliki kecepatan, pasti akan menang cepat atau lambat,” cocor Marquez.

Rossi juga memuji kinerja rekan semerek mudanya tersebut, “Quartararo telah sangat kuat sejak awal musim. Dia melakukannya dengan sangat baik sebagai rookie. Cukup mengesankan. Saya pikir dia bisa menghadapi masa depan yang sangat cerah di Kejuaraan Dunia MotoGP,” beber Rossi si pria 40 tahun kepada motogp.com. Oka

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2019, Moto2 dan Moto3

Jelang MotoGP Assen 2019: Dari HRC Jepang Lorenzo Masih Jatuh-Jatuhan Juga

Jelang MotoGP Assen 2019: Rossi Di Tes Catalunya Ke-14 Mengulik Elektronik Dan Mekanis

BAGIKAN