nhk

Jelang MotoGP Catalunya 2018: Cairnya Rossi Dan Lorenzo, Strategi Tahun Depan?

ManiakMotor – Ingat akan candaan Valentino Rossi saat diisukan Jorge Lorenzo ke satelit Yamaha. Jelang balap di Mugello itu, Rossi menanggapinya lebih banyak melawak ketimbang serius. Dari situ sebenarnya Rossi tahu, jebakan batman Lorenzo, bahwa yang benar Jorge ke Honda. Makanya ditanggapi Rossi lebih banyak ngelawak.

Yang paling mengherankan usai Lorenzo juara di Mugello dengan Ducati. Sambutan Rossi sangat luar biasa pada Lorenzo. Keduanya pun langsung akrab sejak dari parkiran motor yang naik podium, “Jorge sudah bekerja keras untuk hasil di Ducati. Harus diberi selamat,” papar Rossi yang selama dua tahun di Ducati tak pernah podium pertama.

Rossi seperti merasakan betapa tertekannya Lorenzo yang dituntut juara di Ducati. Baru setelah seri ke-24 bersama Ducati bisa juara. Macam yang dia alami juga dua tahun di merek Italia tersebut. Tertekan luar biasa. Makanya ada celetukan dari Rossi, untuk pindah ke Ducati tidak cukup waktu dua tahun mendapatkan ritme bersama motor rasa Eropa tersebut.

Keakraban Rossi dan Loreno ini berlanjut ke podium. Bahkan di jumpa pers para juara keduanya masih terus becanda. Bahkan Rossi menyarankan Lorenzo dari hasil juara ini dia harus berlibur ke Venesia, tempat wisata yang eksotis di Italia. Rossi juga menyarankan bersama pacar Lorenzo.

Lorenzo pun mau, asal bersama The Doctor yang juga bawa pasangannya. Kontan wartawan tepuk tangan yang disaksikan Andrea Dovizioso terbengong-bengong akan keakraban keduanya, coba lihat videonya. Padahal tahu sendiri sejak di Yamaha keduanya jarang akur. Tapi masih ingat juga ketika Rossi gagal di Ducati, justru Lorenzo yang bekelekar supaya Rossi balik ke Yamaha.

Keakraban ini mungkin juga ada udang di baliknya, hehe. Bahwa Rossi tahu, Lorenzo ke Honda akan menjadi lawan beratnya 2019-2020. Tapi di saat sama, Marc Marquez yang jadi musuh bebuyutan Rossi juga akan terganggu dominasinya kedatangan Lorenzo. Buat Rossi menguntungkan, kekuatan Honda tidak tertumpu pada satu pembalap, tapi dua. Sehingga point untuk klasemen bisa nggak utuh. Makanya saat diisukan Lorenzo ke Yamaha dia lebih bayak becanda. Karena nggak mungkin!

Sip deh, lihat lagi kemampuan Lorenzo dan Rossi di GP Catalunya minggu depan, abis lebaran. MM