nhk

Jelang MotoGP Catalunya 2018: Rossi Ke-2 Klasemen, ‘Merendah’ Peluang Juara Dunia

ManiakMotor – Pesaing berat Valentino Rossi untuk favorit juara MotoGP 2018, sudah pernah gagal 2 kali dalam 6 seri berlalu. Contoh saja Marc Marquez tak dapat point di Argentina dan Italia kemarin. Atau Andrea Dovizioso yang sekarang di klasemen ke-4, berturut-turut di Jerez dan Le Mans.

Rossi kembali diharapkan usai ronde di Mugello ada di posisi dua klasmen, beda 23 angka dari Marquez yang memimpin. Rossi memang belum pernah juara seri, tapi baru sekali gagal dapat point akibat tertabrak di Argentina. Maaf ya, nggak bilang ditabrak, beda pengertiannya dengan tertabrak!

Strategi atau memang begitu adanya, Rossi sendiri seperti menghindar dijagokan. Dia belum mau berandai-andai, jika M1-nya belum sanggup diajak juara seri, “Memang di klasemen berada di posisi kedua. Tapi kalau dibandingkan dengan Honda dan Ducati, Yamaha masih kalah ketika sama-sama pada aspal rendah gripnya,” papar Rossi. Merendah kan.

Rossi mengklaim, dia bisa podium di Le Mans dan Mugello, berkat peningkatan teknis dari sisi mekanis. Andai digabungkan dengan elektronik peningkatan tersebut, pasti Rossi akan bilang horeee. Terutama elektronik yang memanajemen akselerasi ketika di trek yang rendah gripnya. Nah dua kalimat belakangan itu, analisa, bukan kata Rossi, tapi ke situ sasarannya.

Analisa itu bisa benar, karena omongan Rossi, bahwa Yamaha terus bekerja di area elektronik. “Pekerjaan ini masih panjang. Tapi yakin akan bisa dipecahkan. Serial musim ini masih banyak,” sebut Rossi yang berharap di Catalunya akan tampil mendulang point lagi.

Pada intinya, seperti 6 seri berlalu, setiap pembalap yang diunggulkan masih mudah melakukan kesalahan. Kesempatan buat Rossi yang lebih waspada mainnya, lantaran kelemahan motornya tersebut. Gagal dapat di Argentinya karena sial tertabrak saja, bukan kesalahan dari diri sendiri. MM