nhk

Jelang MotoGP Catalunya 2019: Dovizioso Gertak Cuaca Panas, Petrucci Kecepatan Tikungan

ManiakMotor – Andrea Dovizioso tahun lalu nggak finish di sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol. Sebenarnya dia kompetitif saat itu, hanya karena salip-salipan dengan Marc Marquez dia jatuh. Juga tahun lalu Ducati menang lewat Jorge Lorenzo. Setahun sebelumnya atau 2017, Dovizioso juga juaranya di situ.

Karenanya, Dovi begitu sangat yakin akan penampilannya di Catalunya pada 14 – 16 Juni 2019 ini. “Ducati telah memenangkan dua tahun berturut di Catalunya. Yakin tahun ini akan kompetitif. Bahkan Ducati tak akan terpengaruh suhu Catalunya yang jadi faktor kunci,” cocor Dovizioso dengan percaya diri tinggi.

Pembalap yang baru lalu ikut balapan mobil DTM tersebut juga sudah menggertak lawan-lawannya yang lain merek. Bahwa prakiraan cuaca di Catalunya memprediksi suhu akan meningkat tinggi saat balapan berlangsung, “Dan suhu inilah yang membedakan menajemen ban dari setiap pembalap,” tambah Dovi sembari senyum-senyum.

Dovizioso yang saat ini kedua di klasemen dan tertinggal 12 angka di klasemen sangat percaya dengan top speed motornya di Catalunya. Catalunya juga memanjakan mesin putaran tinggi, makanya Ducati dua tahun berturut bisa juara di situ. Dovi tinggal mencari set-up yang paling ideal agar Desmosedici GP19 akan lebih laju di tikungan.

Itu diamini teman setimnya Dani Petrucci. “Kami berada di momen penting musim ini. Harus terus mendapatkan poin. Kami bekerja dengan baik, kami datang dari dua podium berturut-turut. Tetapi harus terus meningkatkan kecepatan di tengah tikungan agar bisa bersaing di Catalunya,” dukung Petrucci yang juara di Mugello.

Dovizioso dan Petrucci tetap menunjuk Marquez sebagai lawan paling berat di Catalunya. Selain pembalap tuan rumah, Marquez sedang bagus-bagusnya di semua karakter sirkuit. Di tambah pula RC213V membaik top speed-nya. Soal ini Dovi dan Petrucci sudah siap berstrategi bila terjadi balapan seperti Mugello. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2019, Moto2 dan Moto3

BAGIKAN