nhk

Jelang MotoGP Catalunya 2019: Kata Agostini Karena Elektronik Rookie Pun Seperti Berpengalaman

Giacomo Agostini (kanan)

ManiakMotor – Di era Giacomo Agostini belum ada elektronik canggih seperti sekarang. Apalagi cerita kontrol traksi. Traksi dari roda ke aspal di eranya benar-benar dikontrol oleh jokinya dari otak ke pergelangan. Di situlah kata Agostini keterampilan pembalap diuji.

Pembalap yang 15 kali juara dunuia pada semua kelas dari Italia ini, mengira karena canggihnya elektronik pembalap yang baru masuk MotoGP pun sudah terlihat seperti senior. Di eranya, katanya itu nggak mungkin terjadi. Seorang rookie, tetap butuh proses panjang.

“Pengembangan selalu bergerak dan itu nggak mungkin dihambat. Tetapi secara pribadi saya tidak mendukung elektronik. Dengan elektronik ini, motor lebih mirip satu sama lain.  Karenanya pengendara yang kurang berpengalaman pun langsung kuat,” kata Agostini yang masih rajin datang ke sirkuit terutama jika MotoGP diadakan di Italia.

Menurut Agostini, bila elektronik ditanggalkan dari peraturan, akan muncul pembalap yang benar-benar bertalenta. “Juga akan sulit untuk melihat pembalap yang dalam 4 jam sudah membawa motor MotoGP bak seseorang berpengalaman 20 tahun di pundaknya,” tambah Agostini yang mungkin di eranya paling canggih adalah CDi, hehe.

Tapi Agostini setuju setiap era akan selalu muncul pembalap berbakat. Waktu dia tinggal nongol nama-nama seperti Michael Doohan, yang panjang namanya berkibar Valentino Rossi.  Sekarang ya Marc Marquez. Marquez walau nggak ada elektronik pasti akan terbentuk sendiri sesuai talentanya dan zamannya.

Agostini juga menyinggung Rossi. Kata dia, karena elektronik dan perubahan dari mesin 2T ke 4T, Rossi di umur 40 tahun masih boleh kompetitif. “Tapi untuk melawan zaman seperti eranya Marc sekarang agak sulit. Karena umur tadi, tidak mungkin Valentino akan bermain seperti umu 20 tahunan, misalnya,” pungkas Agostini yang sudah opa-opa. MM

BAGIKAN