nhk

Jelang MotoGP Italia 2017: Dani Pedrosa Rindu Juara Dunia, Ubah Manajemen Inti

Dani, motogp, juara dunia

ManiakMotor – Dani Pedrosa penghuni terlama kedua di MotoGGP setelah Valentino Rossi. Pembalap Spanyol itu sudah 12 tahun bersama rombongan sirkuit kelas utama, namun belum pernah menyandang gelar tinggi: juara dunia! Sementara rekan setim Marc Marquez yang baru masuk 2013 sudah merebutnya tiga kali.

Prestasi tertinggi Dani tiga kali runner up dunia dengan 30 kemenangan dan terakhir di Jerez (kemarin). Sedang naik podium kemenangan total 53 kali dari tiga kelas berbeda (30 di kelas utama, 15 kali 250, dan 8 kali 125 cc). Hanya Michael Doohan (Australia) yang bisa mengunggulinya dengan 54.

Makanya, tahun ini kelahiran 31 tahun itu punya ambisi juara dunia. Apalagi, dalam empat tahun terakhir ini prestasinya melempem. Banyak jatuh sampai membuatnya absen di beberapa seri, ditambah selalu dalam bayang-bayang Marquez yang meroket penampilannya. Pada tahun lalu peringkatnya melorot keenam akibat kecelakaan.

Itu sebabnya, Dani ‘mengubah’ menejemen inti timnya. Setelah dua tahun ini, mulai musim gugur, ia berpisah dengan kepala kru Ramon Aurin dan menarik Giacomo Guidotti (Italia) dari tim Pramac-Ducati. Tak cuma itu, ia merekrut mantan pesaing Rossi Sete Gibernau sebagai mentor.

Hasilnya, jelas terlihat. Dani tampak lebih positif dan tak mudah marah dari sebelumnya. Lebih penting lagi, gairah balapnya sudah tumbuh. Tinggal Honda mau tidak mendukung penuh memburu gelar tertinggi itu.

Dari pengumpulan poin, sampai ronde kelima ia sudah tiga kali naik podium dengan sekali kemenangan. Ini sama dengan hasil musim 2016 sepanjang 18 ronde. Sekarang, ia menduduki peringkat kedua dengan 68 angka, tertinggal 17 angka sama Vinales yang teratas sementara. Rezki

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

 

BAGIKAN