nhk

Jelang MotoGP Jepang 2018: Opa Agostini Menduga Yamaha Temukan Sesuatu Di Thai

46 rossi Thailand 2018

ManiakMotor – Yamaha YZR M1 usai menang di Assen tahun lalu, sejak itu masalahnya pada grip. Itu motor harus dapat suhu yang adem baru gripnya bersahabat. Suhu  meningkat, apalagi panas bangat maka ‘neraka’ buat pembalapnya. Penggunaan ban pun selalu lebih lembut dari Honda, misalnya. Kalau pakai hard makin spin saat digas di suhu tinggi. Kontradiktif.

Sebaliknya pakai soft justru cepat habis ketimbang Ducati yang sama-sama pakai tipe serupa. Valentino Rossi pun menuding itu elektronik yang kurang tepat mengirim tenaga. Belakangan sudah merambat ke mesin dan sasis. Pokoknya sudah banyak yang dituding deh.

Herannya di Thailand panas lintasan di atas 50 derajat, pakai ban hard pula, mereka bisa senyawa. Memang belum sebagus lawan, “Bagi saya mereka (Yamaha) sangat dekat dengan juara di Thailand, saya berpikir mereka dapat sesuatu,” papar Opa Giacomo Agostini, legenda balap Italia saat hadir Festival des Sports di Pegunungan Alpen pada Sabtu 13 Oktober 2018.

Sesuatu yang besar, tentu ilmu para insinyur mengatasi penyakit M1 selama ini. Kalau begitu dikorek dari elektronik, dong? Tak mungkin yang lain misalnya membangun M1 versi baru. Kan selisihnya cuma dua minggu dari pahitnya GP Aragon. “Bahkan saya yakin, tontonan besar menanti kita setelah Thailand dari Yamaha,” tambah si Opa seperti diberitakan Speedweek.

Maksud yang punya rekor 10 kali juara dunia dari grand prix itu, selain pertempuran dua Ducati dan Honda Marquez akan masuk dua M1. Itu tontonan besar brosist. MotoGP bergairah lagi dengan bertambahnya yang memperebutkan juara.

Namun soal temuan sesuatu yang besar ini masih menunggu GP Jepang. Rossi sendiri belum sesumbar membaiknya M1 di Thailand belum bisa ia pastikan betul. Apakah karena aspal sirkuit Chang yang bagus, lalu karakter sirkuitnya yang mendukung? Ya tunggu saja 21 Oktober 2018 di sirkuit Motegi, Jepang. MM