nhk

Jelang MotoGP Jepang 2019: Dua Joki Italia Bedakan Rossi vs Marquez, Metodis Dan Alami..!

ManiakMotor – Pembalap pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci membedakan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi. Menurut keduanya ada perbedaan halus pada dua pembalap yang penuh dengan titel dunia tersebut. Bedanya, Rossi 40 tahun masih membalap. Si Marquez masih sangat muda sudah 8 kali juara dunia dan sebentar lagi bisa menyamai titel Rossi yang 9 kali.

“Marc (Marquez) memang pembalap yang berbakat hebat. Marc jadi altlet balap motor bekerja bijaksana. Dan dia seorang atlet metodis dari pada yang tampak saat ini,” komentar CEO Ducati Claudio Domenicali yang sejak lama sudah rayu-rayu kecil dan besar agar Marquez tertarik pada Ducati. Metodis indentik dengan ilmiah alias ilmu yang dipelajari.

Nah pendapat tetang Marquez dari bos Ducati ini, sangat disetujui oleh Dovizioso dan Petrucci. Keduanya menambahkan dengan membandingkan yang ada pada Rossi. “Kalau saya melihat Vale adalah pembalap alami. Vale banyak menganalisis lalu melakukan. Semua gelar yang dia menangkan didapat dari teknik alami dan naluri dibanding Marc,” kata Dovizioso yang diangguki Petrucci.

Dovizioso lalu menjelaskan bakat alami selalu bisa mengikuti perkembangan zaman model balapan. Nah, Rossi sudah ada sejak balapan 1996 di GP125 cc dan setahun kemudian menang 1997. Itu yang pertama dari total 9 gelar Rossi. Kemenangan Vale terakhir 2009 dan sampai sekarang  berusia 40 tahun masih dia kejar dengan menyesuaikan berbagai teknologi kelas utama dari 2T sampai namanya MotoGP seperti sekarang. .

Bahahkan yang terakhir di Assen pada 2017 adalah kemenangan Rossi untuk seri. Dan 2019 ini adalah tahun ke-20 Rossi di kelas utama. “Jika Anda melihatnya sekarang, mungkin dia bukan Valentino 2002 lagi. Tapi jika Anda mengatakan 2002 maka Anda harus ingat bahwa 17 tahun telah berlalu. Bayangkan dia menang GP500 dan masih ada sampai sekarang ,” timpal Petrucci.

“Vale tetap berjuang untuk naik podium di MotoGP sampau saat ini. Sulit untuk menemukan atlet lain yang telah berada di puncak selama bertahun-tahun, dan terutama yang selalu berevolusi dan beradaptasi dengan semua kondisi balap motor. Meskipun sudah 40 tahun, ia selalu terbarui. Apakah Marc seorang metodis mampu seperti itu, kita belum tahu,” serentak Petrucci dan Dovi. Mereka sih hanya membandingkan sampai di urusan teknik.

Nggak cerita bakat menghibur lebih alami siapa, Marquez atau Rossi, hehe. Rossi awal kemunculannya, naik podium sampai salto-salto loh, hehe. MM

BACA JUGA

Jelang MotoGP Jepang 2019: Dorna Jamin Dominasi Marquez Tontonan Tetap Menarik

 


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353