nhk

Jelang MotoGP Jepang 2019: Forcada Prediksi Tertutup Buat Rossi Juara Seri, Apalagi Dunia..!

ManiakMotor – Pak Ramon Forcada teknisi terpandang di MotoGP. Dia boleh antar Jorge Lorenzo juara dunia tiga kali. Maka bicaranya pun boleh masuk akal khalayak, terutama para pemerhati MotoGP. Dia prediksi Valentino Rossi akan sulit dapat juara dunia, walau terjadi perubahan kepala mekanik dari Silvano Galbusera ke David Munoz yang jauh lebih muda.

“Jangankan itu, untuk juara seri Rossi sudah kesulitan. Eranya telah lewat. Banyak anak muda yang lebih energik bermunculan,” papar Forcada yang tidak ikut Lorenzo saat pindah ke Ducati. Dia lebih suka tetap di Yamaha, tapi sayang berpisah dengan Maverick Vinales mulai tahun ini. Saat ini Forcada menangani M1 murid Rossi, Franco Morbidelli di Petronas Yamaha. Namun, Forcada mengaku tak pernah bicara dengan The Doctor, sudah lama.

Ramon Forcada

Kembali pada tema bicara menganai Chief Mecanic baru di kubu Rossi, tahun depan. Menurut Forcada, memang Munoz masih muda, energik dan teknisi yang brilian. Ada banyak terobosan-terobosan ala pemikiran muda. Tapi dia bilang secara tekniks tidak akan membantu Rossi.

“Dia (Rossi) ingin mengocok ulang kubunya seperti yang pernah dia lakukan pada Jeremy (Burgess). Diambil yang lebih muda dan memiliki ide-ide baru. Tapi catat, bukan berarti  secara teknis lebih baik. Memang sih, Yamaha memberi kesempatan untuk bereksperimen, tetapi saya tidak berpikir itu untuk peningkatan teknis,” ragu Forcada yang orang Spanyol tersebut.

Akhirnya Forcada bicara kontrak Rossi dengan Yamaha yang tinggal setahun. Bisa dibilang Forcada seperti menyarankan pada Rossi untuk berhenti saja, setelah kontraknya dengan Yamaha selesai. Sebab untuk berharap juara, lupakan saja. Kecuali pada kejuaraan dunia yang lain, kira-kira misalnya superbike.

“Saya pikir untuk jadi juara dunia sudah sangat sulit. Dia bisa saja memenangkan beberapa balapan tertentu dengan keadaan tertentu. Tetapi dengan datangnya para pemuda dengan kecepatan yang mereka miliki, memenangkan perlombaan dalam kondisi normal benar-benar rumit buat Valentino,” tutup Forcada sembari mengingatkan juara seri terakhir dicapai Rossi sudah dua tahun lebih di Assen 2017 dan tahun ini baru dua kali podium di Amrik dan Argentina.

Tapi itu kan kata Forcada, bro. Belum tentu begitu kan… MM

BACA JUGA

Jelang MotoGP Jepang 2019: Marquez Ngerem 1 Jari, Sokbreker Depan Terkompresi Penuh

MotoGP 2021: Bila Rossi Masih Mau, Vinales Tersingkir Oleh Quartararo Dari Yamaha???

Jelang MotoGP Jepang 2019: Rossi Kurang Maksimal Di Tahiland, Langsung Ke Balap Mobil

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353