nhk

Jelang MotoGP Jepang 2019: Marquez Ngerem 1 Jari, Sokbreker Depan Terkompresi Penuh

ManiakMotor – Salah satu kelebihan Marc Marquez adalah menarik handel rem roda depan dengan satu jari. Tidak sekadar 1 jari, namun membuat suspensi depan terkompresi penuh dan roda belakang ngggak menyentuh aspal macam setengah stoppie. Tentu dari kecepatan puncak menuju tikungan lambat. Saat pengereman macam begitu, jari dan lengan benar-benar kuat menahan perpindahan bobot belakang yang tertumpu di depan.

Itu yang bicara Stefan Bradl, pembalap Jerman yang sudah dua tahun ini sebagai tester Honda, “Salah satu kelebihan teknik rem satu jari ini, pengembangan dari pembalap terdahulu. Saat itu, yang mampu mengerem dengan satu jari pada handel rem depan adalah Casey Stoner. Tapi Stoner paki jari tengah dan Marquez dengan telunjuk,” papar Bradl yang makin menegaskan hal tersebut ketika dia mengamatinya di tikungan butuh pengereman keras Buriram, Thailand baru lalu.

Tapi menurut Bradl, satu jari Marquez dikembangkan lebih kuat pada eksekusi menikung sangat tajam. Agar empat jari lain benar-benar menggenggam  setang kanan untuk kekuatan menikung. “Makanya saya sangat hormat dengan tekniknya tersebut,” tambah Bradl yang biasa mengerem dengan dua jari, telunjuk dan jari tengah.

Bradl juga bilang, Marquez ini sangat memperlajari teknik lawan-lawannya, lantas teknik tersebut melumpuhkan lawannya sendiri. Maka belakangan, para netizen yang pro pada pembalap lain, Marquez disebut tukang jiplak teknik. Tapi portal ini hanya tertarik pada pengereman satu jari untuk ditulis sejelasnya.

Latihan khusus jari saja menurut Bradl, harus dengan disiplin yang sangat kuat. Entah bagaimana Marquez melatih jarinya, Bradl akan cari tahu, hehe. Sebab, walau pun rem Brembo yang cangggih, tetap saja butuh 9 – 11 bar untuk mengerem maksimal. Hitung saja, 1 bar sama dengan 14.5 psi. Kalau 12 bar sama dengan 159 psi. Ban mobil saja akan meledak kalau diisi tekenana seperti itu, hehe.

Keterampilan Marquez ini akan terlihat lagi sirkuit Motegi, Jepang terutama di T5, T9 dan 10. Tapi Bradl yakin, cakram Brembo yang karbon tahan dengan cara pengereman Marquez ini, karena mampu menahan panas 1250ºC. Sementara pengereman cara Marquez hanya butuh 800 – 1100ºC. Ya masih kuat. MM

BACA JUGA

MotoGP 2021: Bila Rossi Masih Mau, Vinales Tersingkir Oleh Quartararo Dari Yamaha???

Jelang MotoGP Jepang 2019: Rossi Kurang Maksimal Di Tahiland, Langsung Ke Balap Mobil

Pasca MotoGP Thailand 2019: Marquez Juara, Paling Merana Dovizioso, Ucapkan Selamat..!

BAGIKAN