nhk

Jelang MotoGP Jerez 2018: Pembalap Amrik Ini Beri Masukan Teknis, M1 Rossi & Vinales Harus Beda

ManiakMotor – Mantan juara dunia GP500 dengan Suzuki dari Amrik, Kevin Schwantz, meneropong masalah teknis Yamaha YZR-M1. Katanya, para insinyur Yamaha kesulitan menjembatani kesukaan Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Mereka – ya Yamaha – harus lebih aktif mengorek maunya dari dua jagoan tersebut. Harus bisa mengamati perbedaan mendasar motor yang dibikin buat keduanya, “Yamaha sulit memberikan speksifikasi buat Rossi dan Vinales. Sharusnya ditanya, apa yang diiginkan masing-masing?” ajari Schwantz pada pabrikan papan atas ini.

Menurut pembalap yang juara GP500 dengan Suzuki itu, Rossi dan Vinales, pasti tidak akan menyukai motor yang sama rasa. Rossi tentu suka M1 yang sesuai tipenya yang kadang agresif sekali sesuai kebutuhan saat tarung. Sedang Vinales dikenal pembalap yang cukup teoristis mirip-mirip Lorenzo, tapi beda.

Lantas disamakan dengan Johan Zarco yang menurut Schwantz, bukan seorang pembalap pengembang, tapi bagus menggunakan motor yang tersedia. “Namun sebagai pembalap harus belajar memberikan umpan balik pada para insinyur. Ini untuk meningkatkan motor itu sendiri. Maka tercipta motor yang berbeda sesuai tipe pembalap,” lanjut Schwantz.

Gunanya memahami apakah persoalan datang dari elektronik, ban, dan sebagainya sampai sasis. Sehingga Rossi dan Vinales bisa menginginkan tuntutan yang berbeda sesuai misi mereka. Hasilnya tentu saja bisa bersaing. MM

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

Jelang MotoGP Jerez 2018: Hafizh Syahrin Kecelakaan Sepeda, Pahanya Lecet-Lecet

Jelang MotoGP Jerez 2018: Zarco Punya Trik Membawa M1 Tech3

Jelang MotoGP Jerez 2018: Valentino Rossi Masih Bisa Juara Dunia Pada Umur 40-an