nhk

Jelang MotoGP Jerez 2019: Rossi Tetap Cerdik Manfaatkan Raceday, Sumbang Simoncelli

Rossi menyerahkan cek pada yayasan Simoncelli

ManiakMotor – Posisi klasemen Valentino Rossi usai ronde 3 MotoGP di Amerika dia kedua di klasemen. Bahkan hampir memimpin bila berhasil memanfaatkan keunggulannya di sirkuit Austin. Itu pun kedua selisih 4 point dengan pemimpin klasemen Andrea Dovizioso.

Itu gambaran dalam keadaan apa pun situasi Rossi dia masih tetap cerdik memanfaatkan lomba. Bahkan di Qatar start dari grid 14 masih boleh ke-5, “Vale adalah pemain spesial. Guru saya ini selalu punya akal memanfaatkan akhir pekan setiap balapan,” papar Franco Morbidelli, pembalap Petronas Yamaha.

Morbidelli berbicara saat penggalangan dana buat Yayasan Simoncelli di sirkuit Misano, Italia pada 17 April 2019, saat Pemilu di Indonesia. Acara tersebut juga dihadiri Rossi. Rossi malah jadi instruktur untuk kelas Dainese VR46. “Bukan papa, Vale itu sudah berumur 40 tahun. Di situ sebabnya,” tambah Morbidelli yang juga murid kesayangan dari The Doctor tersebut.

Morbidelli juga memberi tahu, bahwa Yamaha M1 pabrikan saat ini sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Artinya, Rossi mampu mejalankan nalurinya membalap setiap hari minggu. Akalnya semakin jalan untuk tetap jadi pesaing ketika raceday.

Sementara acara amal untuk Yayasan Simoncelli tersebut mengumpulkan dana 49.000 Euro atau Rp 700 juta lebih. Dana itu didapat dari  kelas khusus yang Rossi jadi instrukturnya tadi. Dana masuk dari Dainese yang jadi merek safety gear tersebut. Dana berupa cek tersebut langsung diserahkan Rossi pada orang tua Marco Simoncelli, yakni Paolo dan Rossella Simoncelli serta Kate Fretti, teman lama Marco.

“Sebenarnya acara ini gagasan dari Dainese. Tentu saya senang, bisa melakukan sesuatu untuk Yayasan Marco. Saya jadi instruktur dari empat yang terdaftar. Satu dengan pengalaman lebih banyak dan lainnya pemula. Tetapi itu menyenangkan untuk mengajari mereka rahasia sirkuit Misano,” kata Rossi yang kembali meminta maaf soal penampilannya di Austin yang sebenarnya punya kans menang, tapi banyak melakukan kesalahan. MM

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2019, Moto2 dan Moto3

MotoGP 2019: King Kenny Jelaskan Skill Rossi 40 Tahun Hendling Teknologi Motor Sekarang,

Ayo Vinales Jangan Tertekan, Jump Start Di MotoGP Amerika Soal Mental

Nasib Lorenzo Tiga Ronde MotoGP 2019, Lengan Ayun Karbon RC213V Bikin Lepas Rantai?

BAGIKAN