nhk

Jelang MotoGP Le Mans 2017: Lorenzo Podium Di Jerez, Dua Karakter GP17 Sudah Kepegang

Lorenzo, Ducati GP17, Le Mans

ManiakMotor – Jorge Lorenzo finish ketiga dan naik podium perdana sama Desmosedici GP17 di Jerez disambut gembira skuad Ducati dan Borgo Panigale. Sukses ini berkat dua karakter pada motor yang begitu kompleks persoalannya sudah kepegang sama pembalap Spanyol itu. Tinggal di Le Mans, pekan depan pembuktian berikutnya.

Dilarangnya sayap, menurut Paolo Ciabatti, Direktur Sport Ducati Corse, pihaknya telah dihukum lebih dari yang mereka duga. Faktanya, Lorenzo yang datang bisa melakukan transisi lebih halus ke Desmosedici, nyatanya tidak. Malah, sang juara dunia tiga kali menyadarai motornya lebih kompleks dari yang dia duga.

Beda ketika tes di Valencia (November 2016) masih pakai sayap bisa melesat cepat tanpa ada keluhan. Sebaliknya, selama tes pra-musim dengan kondisi motor normal (tanpa sayap), posisinya tidak konsisten. Ia lebih banyak terjerumus di luar 10 besar.

Masalah utama, dengan posisi duduk model Lorenzo, GP17 suka salah arah di tikungan. Perlahan tapi pasti, kondisi ini bisa diperbaiki, meski belum sampai 90 persen. Itu mulai didapat saat di Austin.

Persoalan lain, rem belakang. Gaya balapnya yang halus selama di Yamaha sembilan tahun tidak dipakainya. Kebalikan sama GP17, justru memperlukan perlakuan yang agresif. Terutama habis jalur lurus dan masuk tikungan. Itu bisa dilakukan walau belum maksimal dan hasilnya podium di Jerez.

Kini, Lorenzo sudah punya tiga setelan dari tim. Ia mengaku masih butuh jam terbang banyak, untuk bisa membiasakan diri dengan rem belakang, gaya duduk dan mengatur ritme putaran mesin saat ke luar tikungan. Rezki

BAGIKAN