nhk

Jelang MotoGP Le Mans 2019: Pengamat Top Memperkirakan, Prancis Milik Anak Muda..!

ManiakMotor – Carlo Pernat si pengamat MotoGP kembali mengamati anak-anak muda 2019. Katanya, kaderisasi yang dilakukan Dorna sebagai promotor MotoGP. Dia mencontohkan saat start grid baris pertama di Jerez, justru yang tertua Marc Marquez dengan umur 26 tahun.

Pernat nggak bicara kenapa bisa begitu? Dia lupa cerita konstruksi basis anak tangga pembibitan dari Dorna. Dorna tentu belajar dari bola yang setiap tingkatan ada divisi-nya. Di MotoGP lihat saja usaha Dorna sampai yang namanya ATC alias Asia Talent Cup dibangun untuk itu. Sedang anak-anak muda yang membuat Pernat bicara muncul dari FIM CEV atau KTM Rookies Cup yang telah duluan ada.

Dari situlah awal pengamatan Pernat dari dua pembalap Yamaha Petronas, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli yang di Jerez start 1 – 2 di grid. “Ketika melihat keduanya, saya pikir sedang bermimpi. Keduanya dari tim satelit,” tulis Pernat di blognya yang ditampilkan  GPone.com.

Pernat langsung ke masalah utama. Anak-anak muda katanya punya peluang lantaran tumbuhnya merek di MotoGP. Saat ini ada enam pabrik top dunia terlibat. Katanya, ke-6 merek ini punya peluang yang sama berkembang di MotoGP. 

lalu ditambah dengan langkah-langkah Dorna seperti menggunakan ban dan unit elektronik tunggal, “Sehingga pabrikan akan bergerak lebih dekat, bersama,” tambah Pernat yang juga tidak mengabaikan tumbuhnya tim satelit yang bisa menampung bakat kaum remaja. Ada tim satelit yang memiliki motor sekelas pabrikan.

“Saat ini ada 14 motor yang kompetitif di MotoGP. Delapan motor murni pabrikan dan enam yang punya efek melawan,” tutup Pernat menjelaskan alasan soal munculnya anak muda di MotoGP sekarang dan berharap di Le Mans, Prancis, mereka bisa melawan. MM

BAGIKAN