nhk

Jelang MotoGP LeMans 2018: Tragis 14 Seri Rossi-Vinales Tanpa Juara, Lakukan Di Prancis

ManiakMotor – Treagis juga buat Yamaha dalam 14 seri dengan akumulasi empat seri tahun ini dan 10 seri tahun lalu, belum ada pembalapnya juara. Terakhir tim besar ini juara di Assen, Belanda lewat Valentino Rossi tahun lalu. Ya sudah 14 seri gigit jari.

Kini sampai ronde 5 MotoGP tahun ini di sirkuit Le Mans, Prancis, minggu ini atau 20 Mei 2018. Yamaha harus dapat, ya dapat juara. Mengingat sirkuit ini tiga tahun berurutan lalu jadi milik mereka.

“Itu dulu. Sekarang ada dua merek yang kuat, yakni Honda dengan Marc (Marquez) dan Ducati dengan Andrea Dovizioso. Saya rasa mereka yang masih terkuat dengan keadaan sekarang,” jawab Johan Zarco yang tekuat sekarang pegang Yamaha justru dari tim satelit.

Lha Zarco saja yang tuan rumah dan terbaik di klasemen dari Yamaha bilang begitu. Zarco mengenal seluk-beluk Le Mans yang di atas kertas Yamaha boleh cepat. Sirkuit sepanjang 4.2 km, 14 tikungan dengan 9 kanan dan 5 kiri pakai trek lurus 674 meter, adalah sirkuit gabungan antara lambat sampai mengumpan pada gigi 1 yang sudah pasti disambut akselerasi keras.

Akan tetap sirkuit ini juga menyediakan area pada kecepatan medium. Lalu disambut dengan dengan rolling speed yang cepat. Di area itu, milik Yamaha. Makanya tiga tahun belakangan mereka dominan.

Macam mana dengan keadaan sekarang dua M1 pabrikan digeber Valentino Rossi dan Maverick Vinales? Mereka justru masih sibuk dengan urusan tekniks kelebihannya di LeMans. Yakni traksi yang kurang saat diberi akselerasi yang ujungnya beralasan pada ban, “Memang kekurangan kami di situ,” sebut Rossi seperti tuntannya pada pabrikan Yamaha.

Tenang saja, Le Mans terletak di lembah yang sejuk. Suhu treknya sedang-sedang saja seperti kesukaan Yamaha akan menjaga suhu ban mereka meningkat. Boleh saja mereka akan membalik keadaan. Asal nggak panik dengan situasi sekarang. Bisa mengatasi tekanan tanpa juara setelah 14 seri berlalu. MM

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

Jelang MotoGP Prancis 2018: Ini Sebab Elektronik Yamaha M1 Mandek, Jaya Di Era Furusawa

BAGIKAN