nhk

Jelang MotoGP LeMans Prancis 2018: Marquez Cerdas Membangun Set-Up

ManiakMotor – Sebagai rookie MotoGP 2013 podium ketiga di sirkuit Le Mans, Prancis. Setahun kemudian juara di situ. Tapi tiga tahun belakangan nggak pernah podium di sirkuit yang kalau diucap jadi Lemang itu. Yang justru dominan lawan mereknya.

Begitulah Marc Marquez dengan Honda andalannya RC213V. “Dulu saya bisa podium dan bahkan bisa juara di LeMans. Belakangan harus berjuang keras menyamai kecepatan lawan. Tetapi seperti yang selalu saya bilang, setiap musim berbeda situasi berbeda,” papar Marquez.

Situasi berbeda itulah ada penekanan dari Marquez. Doski yakin, terhadap jam terbang dirinya yang makin cerdas mengelola balapan. Pula, berkembang dalam riset RC213V Big Bang yang mau diajak kencang pada semua jenis sirkuit. Faktanya dari empat seri berlalu, dua kemenangan ada pada dirinya, sekali kedua di Qatar dan kecuali Argentina yang kusut.

Memang Marquez sempat terucap dengan Lemans yang katanya bersuhu rendah dan tiga tahun ini disikat Yamaha. Maka dari itu, “Harus kerja keras membangun setelan motor di LeMans. Saya memanfaatkan momentum yang lagi positif,” terang Marquez yang saat ini memimpin klasemen dengan 70 point terpaut 12 angka dari posisi kedua diduduki Johann Zarco.

Tahu sendirilah si Marquez kalau menyetel motor, mekaniknya senang bangat. Mudah buat para teknisi itu melakukan set-up sesuai sirkuit yang dipijak. Soalnya Marquez berlari selalu di atas limit ketika sesi latihan. Nggak peduli jatuh, toh dia juga sudah jago jatuh. Jatuhnya selalu low side alias hilang grip depan yang jatuhnya hanya berselancar di atas aspal, hehe. Kan beda dengan high side, itu urusan roda belakang. MM

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

BAGIKAN