nhk

Jelang MotoGP Losail 2019: Rossi Buka Satu Rumus Kunci Juara

ManiakMotor – Semua jadi kunci untuk bisa menang di MotoGP, kaki dan siku juga, becanda bro. Maksudnya kerjasama para persenel tim, pabrikan peracik motor, dan tentu saja skill pembalapnya.

Itu yang bilang Valentino Rossi. Tapi ada satu kuncian setelah semua beres, “Yakni ban. Ini paling sulit di MotoGP. Pembalap selalu mengeluarkan kemampuan untuk menyelamatkan ban awet sampai finish. Termasuk tahun ini kuncinya di situ bila ingin juara yang dimulai dari Doha,” papar Rossi jelang balapan di Qatar pada 10 Maret 2019 sebagai ronde pertama MotoGP tahun ini.

Terlihat sederhana, hanya ban! Eiit tunggu dulu, Rossi di situ bilang butuh kerjasama dengan para insinyur, agar kompon dapat grip, tapi pada saat bersamaan juga hemat. Maksudnya susunan set-up yang dibangun untuk lomba adanya juga pada para mekanik alias insinyur.

Pembalap tidak semena-mena terhadap motor main tancap, tapi dituntun memanajemen kompon. Kalau di sirkuit Losail butuh 22 lap, sepanjang itu, pembalap menghitung degradasi ban. Ulur-tarik akan berjalan sepanjang balapan demi yang namanya kompon.

Bisa geber terus, kalau memang motor sudah jadi yang awet terhadap ban. Maksudnya nggak ada masalah seperti M1 Rossi edisi 2017-18 yang boros akan ban, apalagi ketemu sirkuit panas. Sudah boros, nggak dapat grip pula. Itu bukan urusan set-up berada sirkuit dan joki, tapi sudah salah dari sono.

Semoga masalah itu telah hilang dari M1 2019, sehingga Rossi akan memanajemen ban dengan normal di Qatar. Seperti harapan Rossi butuh kerjasama tim. Miolo