nhk

Jelang MotoGP Malaysia 2017: FIM dan Dorna Sunat Jatah Tes, Thailand Gantikan Australia

Duxcati, fairing, qatar
Saat tes di sirkuit Losail, Qatar awal 2017

ManiakMotor – Musim depan, motogp berlangsung 19 seri dengan masuknya Thailand. Trus, 2019 naik lagi jadi 20 seri diperkirakan masuk Finlandia. Kondisi membuat pembalap, terutama dari tim pabrikan, mengeluhkan kian berkurangnya waktu istirahat. FIM dan Dorna sadar dan melakukan revisi pada jadwal tes.

Dari hasil pertemuan di Motegi lalu telah membuahkan beberapa keputusan. Di antaranya, jumlah tes resmi yang tiga hari di luar Eropa (tes pra-musim) disunat menjadi dua hari. Pada 2019, tes pra-musim yang berlangsung di tiga negara dikurangi menjadi dua.

Untuk tes di luar Eropa 2018, yakni Sepang (Malaysia), Losail (Qatar) dan Buriram (Thailand) yang menggantikan Phillip Island. Untuk di Buriram hanya pengumpulan data ban bukan tes motor dan 2019 kemungkinan tidak masuk dalam jadwal tes.

Tim akan terus dibatasi untuk lima hari tes pribadi (private test) dengan pembalap yang dikontrak. Dari jumlah itu, dua hari harus dijalankan sehari usai event pamungkas di Valencia (30 Oktober) dan satunya lagi 30 November. Tes yang tersisa, tim boleh pilih, asal jadwalnya tidak dalam waktu 14 hari dari event di sirkuit tersebut. Perubahan ini dikhawatirkan tim akan mendapat keuntungan set-up bukan tujuan semula, murni untuk pengembangan motor.

Lalu, semua pakaian balap harus dilengkapi sistem airbag yang dirancang dengan tujuan meminimalkan cedera. Pembalap wild card hanya boleh pakai tiga mesin sebagai pemakaian eksklusif. Spesifikasi teknis mesin, perangkat keras ECU, elektronik dan lainnya.

Tim pabrikan hanya boleh menampilkan pembalap wild card maksimal tiga kali dalam satu musim. Kecuali, produsen mendapat manfaat dari konsesi diizinkan menampilkan enam kali pembalap wild card per musim. Rezki

BACA JUGA

 

BAGIKAN