nhk

Jelang MotoGP Misano 2019: Doohan Nasehati Marquez, Tak Perlu Buktikan Diri Dengan Merek Lain

Marquez dan Doohan

ManiakMotor – Mick Doohan punya lima gelar Kejuaraan Dunia GP 500cc berturut-turut. Dia salah satu yang terbaik di kelas puncak yang saat ini sudah MotoGP dengan mesin 4T-nya. Pokoknya hanya Valentino Rossi dan Giacomo Agostini yang tak dilewati Doohan soal jumlah juara dunianya di kelas utama.

Nah si Doohan yang orang Oztrali itu sampai karirnya selesai 11 tahun di balap dunia loyal dengan Honda. Dia pun maunya Marc Marquez yang saat ini membawa panji sayap terbang itu sampai selesai karirnya dengan Honda, “Marc tidak perlu membuktikan talentanya di merek berbeda. Saat ini semua produsen punya tingkat sama di kelas utama. Jadi buat apa ke merek lain,” jawab Doohan yang punya style balap jauh berbeda dengan saat ini, Doohan Style yang seperti melawan inersia luncuran.

Doohan memang sangat setia dengan Honda alias Repsol Honda Team. Dia terpaksa pensiun karena kakinya sudah seperti robot. Maksudnya karena patah berulang-ulang kakinya ditopang beberapa pen titanium  yang dilengkapi baut dan mur agar bisa berjalan. Itu demi setianya berjuang dengan Honda, bro.

Si Doohan yang pernah jadi gurunya Valentino Rossi itu yakin akan keahlian Marquez bersama Honda, “Kombinasi antara Marc dan Honda akan bertahan lama. Saya pernah berkali-kali dapat tawaran menggiurkan yang tujuannya meningkatkan pemasukan keuangan dari merek lain. Tetapi, saya kan tahu juga jasa Honda pada saya. Lagian buat apa membuktikan pada yang lain, bila di Honda sudah ada,” tambah Doohan seperti menasehati Marquez.

Seolah bilang, sejak awal Marquez sudah sangat dibela Honda bersama HRC-nya. Semua fasilitas balapan terbaik diperuntukan buat Marquez. Semua permintaan soal motor juga dituruti. Nggak diminta pun Honda bersemangat meriset motor yang tepat buat Marquez. Soal kaya-kayaan merek, saat ini Honda merajai pasar dunia, apalagi di Indonesia dengan Honda Beat-nya, hehe.

Bisa saja, Honda saat ini  tidak memiliki pengganti Marquez, “Tetapi Honda adalah perusahaan yang sangat bersemangat. Mereka hanya ingin menang dan akan selalu menginginkan pembalap terbaik. Saya rasa sesuai hukum alam regenerasi akan terus tumbuh,” sebut Doohan yang memuji Marquez punya teknik-teknik baru di MotoGP.

Apalagi Doohan tahu, kelemahan Honda di bagian depan yang kurang stabil justru menjadi point tersendiri dari gaya Marquez. Dengan tumpuan membalap Marquez pakai badan dan siku, justru itu jadi sangat stabil dan cepat menikungnya. Dan itu semakin terbentuk dari Honda dan Marquez sendiri.

Pendeknya untuk apa pindah. Tapi entalah, manusia sulit menebak hari esok yang selalu berbeda dengan yang kemarin. MM

BACA JUGA

Jelang MotoGP Misano 2019: Max Biaggi Jangan Pura-Pura Kuat Umur 40 Tahun, Nyindir Rossi Nih..!

Jelang MotoGP Misano 2019: Mau Tahu Calon Pengganti Rossi, Ya Quartararo!! Ingin Juara

Jelang MotoGP Misano 2019: Cidera Lorenzo Sulit Pulih


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353