nhk

Jelang MotoGP Misano 2020: Musim Aneh Rossi Bisa Juara Dunia? Set-Up Cepat Berubah.!

ManiakMotor – Baru kemarin menganalisa point klasemen atas tulisan Jack Miller (Pramac Ducati). Miller tidak berani sesumbar juara dunia walau usai Austria di klasemen sudah ketiga. Alasannya, sampai seri 5 MotoGP 2020 semuanya aneh, fluktuasi point sulit ditebak.

Disebutkan, bahkan posisi klasemen yang dihuni Valentino Rossi ke-7 masih punya kans bertarung dalam kejuaraan, “Ada 25 poin yang hilang dari jarak pemimpin di klasemen, tetapi sampai di posisi saya bahkan di bawahnya semua berdekatan,” kata Rossi sendiri pada speedweek.com.

Rossi ikut memberi analisa. Katanya, ini memang MotoGP 2020 yang aneh. Semua yang terlibat memiliki eforia lantaran di tengah pademi, serial masih bisa berjalan. Di sisi lain ritme pembalap, manajer, mekanik dan sebagainya berubah. Karena jadwal yang sangat rapat lantaran sempat tertunda

Di saat bersamaan memulai serial di Eropa saat musim panas. Sudah pastilah persoalan pada setelan ban, “Bisa cepat kalau bisa menyetel ban pas dengan motor. Tapi terkadang sejak Jumat latihan bebas berhasil, semuanya terasa mudah,” tambah Rossi yang omongan dalam kalimat tersebut belum selesai.

Maksudnya, setelah set-up motor sudah jadi tersebut seminggu kemudian walau masih di lintasan sama, apalagi berbeda, tiba-tiba semuanya berjalan salah, “Saat itu tidak ada yang berfungsi  dan jauh di belakang. Masalah terbesar adalah, tidak ada yang tahu kenapa? Itu yang paling sulit,” aku bintang Yamaha itu sambil tertawa dan pemain M1 paling banyak dapat point dua kali di Austria.

Itulah menurut Rossi tahun yang aneh dengan berbagai situasi yang tidak biasa di MotoGP. Salah satunya soal main di Eropa pada iklim berbeda dengan serial yang padat. Ditambah pula nggak ada penonton yang memengaruhi mental semua yang terlibat.

Maka situasi tersebut ikut menggoyang-goyang pada fluktuasi point klasemen kejuaraan dunia, termasuk Rossi sendiri berpeluang. “Siapa tahu saya yang juara. Kan siapa tahu..!” kata Rossi sambil tersenyum penuh arti.

“Intinya sampai seri 5 ini siapa pun masih favorit. Cuma harus terima kegagalan juga,” lanjut Rossi sambil bijak mengingatkan diri sendiri terima kegagalan dalam situasi yang aneh tersebut.

Bahkan Rossi menuju Misano yang disebut sangat ramah dengan Yamaha belum berani sesumbar, tapi merasa lega. Kan sudah lepas dari Austria yang di atas kertas memang bukan lintasan mereka, “Di Misano pun hanya berharap motor benar-benar bekerja baik,” tutup Rossi dengan senyumnya. Miolo

BACA JUGA

Jelang MotoGP Misano 2020: Plin-Plan Hukum Track Limit, Contoh Pol Espargaro Dan Jorge Martin

Jelang MotoGP Misano 2020: Quartararo Di Mata Rossi & Chicho Lorenzo, Hanya 20 Point 3 Seri..!

Jelang MotoGP Misano 2020: KTM Usul Aturan Baru Restart Bendera Merah, Agar Adil..!

Klasemen MotoGP 2020, Moto2 Dan Moto3

MotoGP 2020: Usai Austria, Miller Tak Berani, Sampai Posisi Rossi Berpeluang Juara Dunia..!

MotoGP 2020: Morbidelli Puji Rossi, Joki M1 Paling Konsisten Di Austria, Balas Di Misano..!

MotoGP 2020: Lionel Messi Pamit Dari Barca, Ternyata Gantikan Marc Marquez, Hehe…!

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353