nhk

Jelang MotoGP Motegi 2017: IRTA Dan Dorna Kurangi Tes Pra-event, Kasihan Pembalap

Rossi, Aragon bal, MotoGP

ManiakMotor – Masuknya Thailand dalam kalender motogp 2018 dengan 19 seri balapan membuat para pembalap kerja keras, terutama dalam menguji motor. Sadar akan hal itu, IRTA (International Road-Racing Team’s Association) bersama Dorna telah membahas serangkaian perubahan jadwal pengujian.

Proposal sudah diajukan IRTA dalam pertemuan komite sama Dorna di Aragon, Spanyol lalu. Keduanya ingin membatasi pengujian bagi tim pabrikan di sirkuit beberapa minggu jelang eventnya. Seperti tahun ini dilakukan di Jerez, Catalunya, Ceko, Aragon, dan Misano.

“Kami ingin tim pabrikan memanfaatkan pengujian berdasarkan tujuan awal, yakni pengembangan mesin. Bukan sebagai ekstra untuk latihan jelang event,” bilang Mike Trimby, CEO IRTA.

Namun ada gagasan lain dalam pertemuan itu, di mana saat pengujian disiarkan. Tidak secara keseluruhan, tapi terbatas pada lima hari pengujian dari sembilan hari yang ada di tiga tes pramusim resmi di Sepang (Malaysia), Buriram (Thailand), dan Losail (Qatar). Di sini, pembalap rookie akan dibebaskan dari peraturan ini.

Saat balapan di Motegi, pekan depan (15/10), IRTA akan bertemu lagi bersama Dorna, FIM, dan MSMA (asosiasi pabrikan). Selain mendiskusikan, juga menyetujuai perubahan tersebut.

Ketika pertemuan di Aragon, bos Dorana Carmelo Ezpeleta menjelaskan, “Pembalap lebih baik membalap ketimbang menguji. Memang, sih saat tes mereka (tim) membayar uang dan kita juga menyewa sirkuit. Saat balapan, kita menerima uang dan tim juga,” tegasnya. Ia kurang sreg dengan banyak tes untuk persiapan balapan lantaran membutuhkan biaya.”Coba kita kurangi,” pungkasnya. Rezki

BAGIKAN