nhk

Jelang MotoGP Motegi 2017: Marquez, “Tipe Saya Pembalap Urakan”

93 Marquez Jlng Aragon 2017

ManiakMotor – Mengaku sudah menjalan jurus membalap yang halus di awal musim 2017. Tapi hasilnya sulit masuk podium apalagi juara. Juga dipengaruhi motor RC213V yang ganti tipe derajat timing pengapian jadi big-bang.

Dngan berlaga tidak sesuai karakternya yang urakan di dalam sirkuit tersebut, yang ada katanya lebih banyak jatuh, bila tiba-tiba mengubah gaya. “Kalau dijalankan dengan halus hasilnya juga posisi di luar podium. Cara itu bukan tipe saya untuk bisa juara,” sebut Marc Marquez saat masuk ke Jepang.

Omongan ini sebagai isyarat pada dua lawannya di klasemen yang masih berpeluang mengejar pointnya. Siapa lagi kalau bukan Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales. Termasuk juga ada yang akan mengacak point. Seperti yang saat ini diembuskan Valentino Rossi akan membantu Dovizioso atau Vinales?

Boleh dikata yang bukan hemat cerita, Marquez akan tampil urakan seperti gaya aslinya saat juara dunia MotoGP 3 kali di Motegi, Jepang pada 15 Oktober 2017. Karena dengan cara itu menurutnya justru dia bermain lepas. Di saat sama, dengan trik itu justru motornya mendapat performa terbaik. Maksudnya, semua arah set-up motor justru tersusun baik. Kan digeber sampai limit.

Orang Spanyol yang membela Repsol Honda Team tersebut menyebut tahu akan limit motornya diperlakukan rock and roll. “Cara ini harus dilakukan untuk menghadapi dua pesaing saya di klasemen. Saya yakin, juara dunia baru akan bisa ditentukan di Valencia,” komentar joki yang bernomor punggung 93 tersebut.

Tuh… jangan lewatkan ronde 15 ini yang berlangsung pagi di sana, bukan malam seperti di Eropa. Omongan si Marquez itu indikasi balapan yang keras. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017