nhk

Jelang MotoGP Mugello 2017: Maruquez Ringan-Berat, Ada Rossi Musuh Sependeritaan

 

ManiakMotor – Lima seri berlalu yang paling banyak jatuh dari kandidat juara dunia 2017 adalah Marc Marquez. Usai seri 2 dia sudah dikaitkan dengan sejarah. Posisinya di klasemen setelah jatuh di Argentina,  belum pernah dalam sejarah ada yang boleh juara dunia. Saat itu Marquez berada di posisi ke-8 klasemen.

Namun sejarah ini kembali dia tentang dari hasil Austin dan Jerez. Masuk ke Lemans, Prancis, dia hanya beda 4 angka dengan pemimpin klasemen, Valentino Rossi. “Di Prancis benar-benar menyulitkan menantang Yamaha. Di saat sama, ban sangat tidak mendukung. Tapi saya tetap tenang, selisih dengan klasemen hanya 27 point,” hibur Marquez soal peluangnya untuk mengulang juara MotoGP seperti tahun lalu.

Menjauh alias ketinggalan 27 point tadi dari Maverick Vinales yang memimpin klasemen. Marquez sampai di Le Mans sudah dua kali menghanguskan pointnya alias jatuh. Itu dibanding kandidat lain macam Vinales dan Rossi yang baru sekali jatuh setelah lima seri berlalu.

Itu tadi, Marquez masih belum menyerah di posisinya di klasemen. Seri ke depan masih ada 13, point banyak tersedia. “Dengan Pedrosa saya hanya berbeda sedikit, 10 point. Ini positif buat saya dalam klasemen,” tambah Marquez yang ke depan harus lebih meneliti ban yang membuat terjatuh berkali-kali di Le Mans.

Ringan-ringat berat. Disebut ringan karena ‘hanya’ beda 27  point dengan Vinales. Tapi akan jadi berat, lantaran sosok yang memimpin klasemen sekarang bukan pembalap sembarangan. Pembalap yang rakus akan juara dunia, karena belum pernah merasakan menyandangnya dengan peluang besar . Belum lagi yang ketiga diduduki Rossi yang beda empat angka dengannya.

Toh, Marquez punya teman dan musuh sependeritaan, ya Rossi sendiri. Tuh tetap beda 4 point selisihnya, persis sebelum keduanya terjatuh di Le Mans. Tinggal lihat di Mugello pada seri selanjutnya. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

BAGIKAN