nhk

Jelang MotoGP Mugello 2018: Ducati GP18 Dovizioso, Inspirasi Riset Lorenzo..!

ManiakMotor – Ducati dibela Casey Stoner menang di Mugello pada 2009. Sejak itu nggak ada yang bisa ngebut dengan Ducati sampai ke podium juara. Baru dilakukan lagi oleh Andrea Dovizioso 2017. Harusnya tahun ini atau ronde 6 MotoGP di sirkuit Mugello, Italia yang sesi latihannya sudah mulai Jumat 1 Juni 2018, Dovizioso bisa melakukannya lagi.

Alasannya banyak. Dovizioso dalam kondisi terkini sangat paham memainkan Ducati. Dia bisa mengubah Ducati khas Eropa jadi agresif. Maklumlah ini tahun ke-6 Dovi dengan motor rasa Italia, “Sayang dengan kemampuan motor yang kompetitif, saya membakar point di dua seri berlalu. Itu bukan salahnya motor, motor sanggup kok,” papar Dovizioso jelang Mugello.

Kata orang sih, Ducati sudah kepegang Dovizioso. Dia sudah sejiwa dengan merek yang senegara dengannya tersebut. Ducati sudah bisa diajaknya berbahasa ibunya sendiri. Dia sudah punya trik mengajak belok cepat di depan tikungan dan terutama di area tikungan. Dia melakukan itu tanpa tertekan atau memaksakan menikung di atas kemampuannya.

Semuanya terkendali yang mana, teknik seperti itu sulit dilakukan Jorge Lorenzo. Padahal motor sih sudah sangat membaik. Perhatikan saja, di tikungan-tikungan berkecepatan medium, Ducati Dovizioso bisa mengimbangi RC213V Marc Marquez. Apalagi di trek cepat seperti Mugello, Ducati punya rasa, “Ya di tes Mugello lalu, lawan utama sangat cepat. Tapi saya punya keyakinan tersendiri ketika menghadapi lomba,” pungkas Dovi.

Jujur saja, kecepatan Dovizioso dengan Ducati berubah saat Jorge Lorenzo masuk ke kubu Italia itu. Bisa saja, pengembangan intisari teknisnya terpecahkan dari riset Ducati Lorenzo. Ingat ya, Lorenzo ini pertaruhan duit Ducati. Bedanya kan Lorenzo kesulitan adaptasinya, sedang Dovi tinggal koreksi sikit-sikit untuk menyelami Ducati seperti sekarang. Miolo

BAGIKAN