nhk

Jelang MotoGP Portugal 2021: Jorge Martin Muncul Alami, Joki Pemberani Pramac..!

ManiakMotor – Rookie MotoGP seperti Jorge Martin (23) bikin para ahli sulit berkata-kata pada pada Minggu di Losail, Qatar II pada 4 April 2021. Selain podium ketiga mendedikasikan untuk Fausto Gresini yang telah meninggal.  Juga bicara tentang Marc Márquez dan peran baru Johann Zarco.

Lebih dari itu, bintang seperti Martin biasanya muncul alami. Martin yang berusia 23 tahun  kejutan besar dari tiga rookie cepat di dua GP Qatar pada 28 Maret dan 4 April.  Ronde pertama, Martin melesat dari grid 14 di grid menuju tikungan pertama ketiga. Lalu di Qatar II akhir pekan lalu, pebalap Pramac-Ducati yang tak kenal takut itu mencetak waktu tercepat dengan 1’53,106 di depan rekan setimnya Johann Zarco, yang dipisahkannya 0,157 detik.

Di Qatar II, Martin ingin belajar soal kualifikasi, mendapatkan pengalaman dan membuatnya menjadi 6 besar. Tapi dia memimpin hingga 18 dari 22 lap sebelum Fabio Quartararo mendorongnya ke posisi kedua. Maka rookie pemberani itu merebut 16 poin untuk tempat ketiga.  “Saya tidak 100 persen gembira dengan hasil Qatar II. Hanya kehilangan posisi dua dari dua tikungan sebelum finish,” terang Martin dengan senyum khasnya.

Katanya, bila Zarco bukan rekan setimnya, ia akan melancarkan serangan berbeda di tikungan terakhir. “Tapi Zarco memiliki peran yang berbeda di tim sekarang. Dia memimpin klasemen. Juga sekarang harus coba memenangkan gelar. Peranku berbeda, harus belajar dan berkembang,” senyum Martin yang memang tugasnya belajar sebagai pendatang baru.

Martin telah kasih lihat potensi kecerdasan balap di Moto3 (dia memenangkan kejuaraan dunianya 2018 dengan Gresini Honda) dan Moto2. Tetap saja sulit dipercaya dia akan memimpin lama balapan MotoGP keduanya.

Bagi Martin harusnya belajar banyak dari lawan. “Saya bisa belajar banyak dari Johann dan Fabio. Tetapi ketika sendirian di depan, sulit untuk itu. Saya telah meningkatkan konsentrasi. Sekarang juga memiliki lebih banyak pengalaman dengan tangki penuh dan dengan manajemen ban. Itu sudah cukup,” tutup Martin yang bilang punya idola Marc Marquez yang disebutnya pembalap terbaik sepanjang masa. Raider

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2021, Moto2 Dan Moto3

Pasca MotoGP Qatar II: Quartararo Strategi Akselerasi Yamaha M1

Pasca MotoGP Qatar II: Pol Espargaro Masih ‘Kebawa-Bawa’ RC213V..!

Pasca MotoGP Qatar II: Pecco Bagnaia Salahkan Diri Sendiri, Puji Tikungan M1..!


Warning: A non-numeric value encountered in /home/customer/www/maniakmotor.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353