nhk

Jelang MotoGP Prancis 2017: Vinales Tahu Persoalan Dari Jerez, Antisipasi Le Mans

 

ManiakMotor – Balapan sekelas MotoGP dengan rule selalu disegarkan, kompetisinya bersaing antar merek. Walau pun masih factory team yang berkuasa empat ronde lalu, paling tidak itu keseimbangan. Dua seri pembuka awal didominasi Yamaha dan dua seri belakangan gantian Honda.

Dua seri merosotnya Yamaha juga dirasakan Maverick Vinales, selain rekan setimnya Valentino Rossi. Bedanya, Vinales boleh segera mendeteksi motornya saat test sehari kemudian di Jerez juga. “Motor selama tes memiliki perilaku yang sangat berbeda ketika lomba. Tentu saja ini menjadi modal untuk bersaing di Le Mans,” sebut Vinales yang di Amerika jatuh dan di Jerez hanya ke-5.

Vinales dan timnya mengaku telah melacak penyebab begitu sulit melaju di Jerez. Kemarin sih dibilang masalahnya set-up terhadap ban. Makanya, Vinales tetap pede  menghadapi ronde 5 di sirkuit Le Mans, Prancis. Acara di Le Mans ini sudah mulai 19 Mei dengan sesi latihannya dan 21 Mei 2017 adalah raceday.

Lagian bergantiannya antar merek itu wajar. Kalau yang itu-itu saja menang, kan gimana gitu, sampeyan bisa bosan. Juga tidak setiap sirkuit memang perlu dikuasai. Namanya juga balapan yang panjang, ada 18 seri tahun ini. Yang di Le Mans adalah ronde ke-5 yang setiap pembalap dan tim ada hitung-hitungan strategi. Bisa strategi penggunaan mesin, contoh Yamaha saat di Jerez tak perlu membuka kardus baru dari jatah mesin per tahun.

Jadi memang menarik ditunggu, apakah siklus balik ke Yamaha atau tetap Honda yang melanjutkannya? “Di data Yamaha selalu bagus di Le Mans. Juga sirkuit ini sejak di Moto3 dan Moto2, sudah cocok dengan cara saya membalap. Tinggal tunggu soal cuaca dan set-up motor sejak sesi latihan,” kata Vinales dengan kalem yang memang begitu tipenya.

Kalem… Miolo

BAGIKAN