nhk

Jelang MotoGP Prancis 2018: Morbidelli Perkuat Yamaha, Bisikan Rossi

Morbidelli calonnya Rossi

ManiakMotor – Ini yang bicara sangat dekat dengan Valentino Rossi. Tapi jangan disebut bawahannya Rossi. Di struktur Movistar Yamaha MotoGP, dia managing direktur. Orang ketiga pengambil kebijakan tim.

Dialah Lin Jarvis yang cerita pengganti tim satelit setelah ditinggalkan Tech 3 yang pergi ke KTM. Katanya kandidat utama tim Marc VDS yang saat ini menggunakan motor Honda di MotoGP, “Yamaha tetap ingin memiliki tim satelit setelah ditinggal Tech 3. Tim satelit sangat baik buat Yamaha dan membuat MotoGP tetap meriah. Tapi sampai saat ini belum ada kontrak ditandatangani dengan tim pengganti Tech 3,” diplomatis Jarvis.

Isu bertebaran, Marc VDS menjadi kandidat lantaran ada Franco Morbidelli di situ. Rossi berulang-ulang mempromosikan anak didiknya ini agar diterima di Yamaha. Juga sudah dirancang jauh menjadi jembatan Fransceco Bagnaia yang saat ini di Moto2 bersama tim Sky VR46 Racing, timnya Rossi. Bagnaia tahun depan naik ke MotoGP dengan Ducati satelit dulu.

Pendeknya, rumor atas bisikan Rossi-lah Marc VDS hampir pasti jadi tim setelit Yamaha, selanjutnya,  “Kami telah berbicara dengan banyak tim, tapi tim paling kompetitif yang jadi pilihan. Itulah sebab Marc VDS adalah kandidat utama,” tambah Jarvis yang akhirnya mengakui juga dan malah untuk pembicaraan lebih serius Yamaha dan VDS akan bertemu lagi di Le Mans, Prancis, di sela ronde 5 MotoGP di situ.

Meurut Jarvis dia sudah berbicara dengan Pramac. Namun tim ini menurut Jarvis sangat Ducati. Juga tidak mungkin, setiap pembalap Pramac kontraknya langsung dengan pabrikan Ducati. Bos Pramac juga sangat setia dengan merek Italia tersebut.

Bagi Jarvis tim satelit buat Yamaha sangat dibutuhkan. Ada empat motor di lintasan, baginya akan banyak data yang bisa dimain-mainkan, itu ketimbang hanya dua motor dari pabrikan. Termasuk di dalamnya untuk penjenjangan pembalap muda.

Lantaran itu muncul nama Johan Zarco yang sepertinya dicuekin Yamaha, “Ooo… bukan begitu. Di saat sama, kontrak pembalap Yamaha sudah berlangsung. Jika ada yang kosong, tentu Johann (Zarco) yang jadi prioritas,” tangkal Jarvis sembari meluruskan berita.

Wah bukannya atas bisikan pak? MM

 

 

BAGIKAN